Minggu, 19 April 2026

Opini: Budaya Toraja dalam Kerangka Keislaman

Kehadiran Islam di tengah masyarakat Toraja memberikan suasana baru dalam pelaksanaan adat-istiadat di Toraja.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Opini: Budaya Toraja dalam Kerangka Keislaman
ist
Zul Syahril 

Sejauh ini belum ada kajian khusus mengenai budaya toraja dari perspektif ajaran Islam, khususnya pada pelaksanaan Rambu Solo’. 

Ketiadaan hukum yang jelas dapat membingungkan umat. Bagaimana seharusnya menyikapi adat-istiadat sebagai seorang muslim.   

Kehadiran alim ulama diharapkan untuk menarik benang merah yang menjadi pertemuan antara budaya Toraja dan syariat Islam

Jalinan benang yang terbentuk tetap mengedepankan konsep keIslaman sebagai rujukan utama. 

Dengan begitu umat Islam dapat mengetahui dengan pasti, adat  yang boleh dan tidak boleh mereka kerjakan. 

Di lain sisi, konsep budaya Toraja dalam kerangka keIslaman akan menjadi ciri khas umat Islam di Toraja, serta menjadi sarana untuk mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin. 

Ciri khas dari perpaduan adat Toraja dan ajaran Islam akan mendorong terbentuknya masyarakat muslim Toraja yang beradat, namun tetap dalam koridor KeIslaman.

Sumber referensi:

Ansori (22 Oktober 2020). “Prinsip Islam dalam Merespon Tradisi (Adat/’Urf)”. unupurwokerto.ac.id . Diakses tanggal 30 November 2024.

Bulu' (2016). "Pendidikan Agama Islam Dalam Membendung Pengaruh Ajaran Aluk Todolo di Tana Toraja Sulawesi Selatan" (PDF). media.neliti.com. Palopo, Indonesia: IAIN Palopo. Diakses 30 November 2024.

Johan Wahyudi (6 Mei 2018). “Jejak Sejarah Islam di Toraja”. www.islamramah.co . Diakses tanggal 29 November 2024.

(*)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved