Jumat, 24 April 2026

Eksekusi Rumah di Balusu

Tongkonan To’Rombi Klaim Didiami 14 Generasi, Kini Dirobohkan

keluarga menjelaskan bahwa rumah Tongkonan To’Rombi sudah tiga kali mengalami perombakan besar.

Tayang:
Penulis: Lilianti Ariyani Saalino | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Tongkonan To’Rombi Klaim Didiami 14 Generasi, Kini Dirobohkan
Tribun Toraja/Lilianti Ariyani
TONGKONAN TO'ROMBI - Keluarga dari Tongkonan To'Rombi, Kecamatan Balusu, Toraja Utara, bertahan saat rumah adat mereka akan dirobohkan dalam eksekusi, Jumat (29/9/2025). Keluarga mengatakan, Tongkonan itu telah didiami 14 generasi. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Tongkonan To'Rombi di Kalumpang, Kecamatan Balusu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, kini tinggal kenangan.

Rumah Tongkonan dirobohkan menggunakan alat berat saat eksekusi lahan yang berlangsung menegangkan dan dramatis, Jumat (26/9/2025).

Baca juga: Dramatis, Rumah Tongkonan di Balusu Dirobohkan Walau Ada Jenazah

Terdengar isak tangis, jeritan, dan perlawanan dari pemilik rumah yang berusaha menghalangi jalannya eksekusi. 

Namun, putusan pengadilan sudah inkrah dan ekseskusi tetap harus dijalankan. Petugas tetap menjalankan tugas sesuai perintah.

Eksekusi ini dikawal puluhan personil Polres Toraja Utara.

Tangisan pecah ketika satu per satu barang dikeluarkan dari dalam rumah.

Baca juga: Kronologi Eksekusi Tongkonan Batu di Desa Lion Tondok Iring Tana Toraja

Tangisan warga tergusur, menggambarkan beratnya kehilangan tempat tinggal yang selama ini menjadi bagian hidup mereka. 

Bagi warga, eksekusi ini bukan hanya merobohkan bangunan, tetapi juga memutus kenangan panjang yang melekat di dalamnya.

Yustinus bersama Erlina Susila Wati, sebagai perwakilan keluarga Tongkonan To'Rombi, menegaskan bahwa rumah adat ini telah berdiri hingga 14 generasi.

"Sesuai dengan silsilah yang sudah kami bikin, sudah sampai generasi ke-14," ucap mereka.

Tak hanya itu, keluarga juga menjelaskan bahwa Tongkonan To’Rombi sudah tiga kali mengalami perombakan besar.

"Tongkonan pertama diatapi dengan bambu dan terakhir atapnya diganti menggunakan spandex (seng,  seluruh badannya diganti total," tambahnya.

Keluarga besar To’Rombi hanya bisa meratapi tongkonan mereka yang rata dengan tanah.

Rumah adat yang selama ini menjadi kebanggaan dan pusat acara keluarga hancur tak bersisa.

Baca juga: Mangrara, Prosesi Peresmian Tongkonan Rumah Adat Khas Toraja yang Sarat Makna

“Kami tidak pernah membayangkan tongkonan yang kami bangun harus berakhir seperti ini,” ujar salah seorang anggota keluarga dengan mata berkaca-kaca.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved