Opini: Budaya Toraja dalam Kerangka Keislaman
Kehadiran Islam di tengah masyarakat Toraja memberikan suasana baru dalam pelaksanaan adat-istiadat di Toraja.
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/02122024_Zul_Syahril.jpg)
Penulis: Zul Syahril (Alumni Teknik Unhas)
TRIBUNTORAJA.COM - Toraja dalam kerangka keislaman merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk harmonisasi budaya Toraja dengan ajaran Islam.
Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran diri umat Islam di Tana Toraja, khususnya bagi mereka yang bergaris keturunan suku Toraja.
Dengan identitas tersebut, mereka dibebani tanggung jawab untuk untuk melaksanakan adat. Pengetahuan tentang Islam yang minim, serta beban adat yang diwariskan dari orang tua.
Menjadi faktor utama mengapa mereka tetap melaksanakan adat Toraja di samping statusnya sebagai seorang muslim.
Suku Toraja dikenal sebagai masyarakat beradat. Adat - istiadat yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Toraja merupakan warisan dari kepercayaan lokal Aluk Todolo.
Aluk secara harfiah diartikan kepercayaan atau agama, sedangkan Todolo diartikan orang semula. Aluk Todolo berarti agama atau kepercayaan yang dianut oleh orang semula atau orang terdahulu.
Dengan kata lain, Aluk Todolo merupakan kepercayaan yang dianut oleh leluhur orang Toraja. Kepercayaan Aluk Todolo melahirkan banyak kebudayaan yang diwariskan secara turun temurun.
Warisan budaya tersebut telah berakar kuat dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat Toraja hingga membentuk sebuah adat-istiadat yang senantiasa dijunjung tinggi.
Adat-istiadat suku Toraja sangat berbeda dengan suku-suku di sekitarnya. Meski demikian, perbedaan adat tidak membatasi masyarakat Toraja untuk berinteraksi dengan dunia luar.
Sikap keterbukaan dan toleran yang tinggi membuat masyarakat Toraja dapat dengan mudah menerima kebudayaan luar.
Seiring waktu, terjadi asimilasi antar budaya yang menghasilkan kebaruan dalam budaya Toraja.
Kehadiran budaya baru mendorong terbentuknya masyarakat Toraja yang lebih modern dan beragam. Salah satu elemen yang telah menjadi bagian dari masyarakat Toraja modern yaitu ajaran Islam.
Kehadiran Islam di tengah masyarakat Toraja memberikan suasana baru dalam pelaksanaan adat-istiadat di Toraja.
Interaksi Islam dengan masyarakat Toraja
| Sudah Jalani Sidang Adat Toraja, Komika Pandji Kini Diperiksa Bareskrim Polri |
|
|---|
| Harga Tedong Turun Rp10 Juta per Ekor, Saleko Masih Tembus Rp1 Miliar |
|
|---|
| Rambu Solo Nek' Geby di Sanggalangi Toraja Utara Digelar Januari 2026, Sajikan Sejumlah Ritual Adat |
|
|---|
| Bumbu Rendang Kerbau di Tana Toraja Tembus Rp1,5 Juta, Dipesan untuk Acara Rambu Solo |
|
|---|
| Mau Liburan ke Toraja Desember Ini? Banyak Acara Rambu Solo yang Bikin Liburanmu Makin Seru |
|
|---|