PBB Sahkan Traktat Laut Lepas, Apa Itu? Ini Penjelasan dan Pengaruhnya Terhadap Alam dan Masa Depan

Laut lepas di seluruh dunia tidak memiliki badan internasional atau perjanjian dengan fokus utama untuk melindungi keanekaragaman hayati laut.

Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
IST
ILUSTRASI LAUT LEPAS - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hari Senin, (19/6/2023) mengesahkan traktat internasional pertama di dunia untuk melindungi laut lepas, atau bernama UN High Seas Treaty, kesepakatan lingkungan yang bersejarah, bertujuan untuk melindungi ekosistem terpencil yang sangat penting bagi umat manusia. 

TRIBUNTORAJA.COM - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hari Senin, (19/6/2023) mengesahkan traktat internasional pertama di dunia untuk melindungi laut lepas, atau bernama UN High Seas Treaty, kesepakatan lingkungan yang bersejarah, bertujuan untuk melindungi ekosistem terpencil yang sangat penting bagi umat manusia.

Laut lepas di seluruh dunia tidak memiliki badan internasional atau perjanjian dengan fokus utama untuk melindungi keanekaragaman hayati laut.

Traktat ini, semenjak disahkan akan melalui ratifikasi di setiap negara, dan akan mengubah hal tersebut.

Berikut ini adalah penjelasan tentang Traktat Laut Lepas PBB atau UN High Seas Treaty yang baru saja diadopsi oleh Majelis Umum PBB, apa artinya, dan apa yang mungkin terjadi selanjutnya, seperti laporan New York Times.

 

 

Apa Itu Laut Lepas?

Secara umum, negara-negara mengendalikan perairan dan dasar laut yang membentang 200 mil laut dari pantai mereka.

Di luar batas tersebut, terdapat laut lepas yang tidak tunduk pada hukum atau kendali negara manapun.

Laut lepas ini meliputi hampir setengah dari planet ini.

Laut lepas menjadi rumah bagi berbagai spesies dalam rantai makanan, mulai dari fitoplankton hingga hiu putih besar.

Banyak kehidupan laut yang juga ditemukan di perairan nasional yang lebih dekat dengan pantai.

 

Baca juga: Kapal Selam Peneliti Reruntuhan Titanic Hilang di Perairan Atlantik

 

Termasuk spesies tuna dan salmon, penyu laut, dan paus, juga menghabiskan sebagian besar waktunya di laut lepas.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved