Kapal Selam Peneliti Reruntuhan Titanic Hilang di Perairan Atlantik
Menurut Penjaga Pantai, kapal itu tenggelam pada Minggu pagi, dan kapal pendukungnya kehilangan kontak sekitar satu jam 45 menit kemudian.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/kapal-selam-peneliti-titanic-hilang-2062023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Kapal selam berteknologi maju yang membawa lima orang untuk mendokumentasikan reruntuhan kapal Titanic dikabarkan hilang.
Petugas pun melakukan operasi penyelamatan di perairan Atlantik, Senin (19/6/2023).
Kapal itu dilaporkan hilang kontak pada Minggu malam sekitar 700 kilometer sebelah selatan St. John's, Newfoundland, Kanada.
Letnan Cmdr. Len Hickey mengatakan, kini kapal Penjaga Pantai Kanada dan pesawat militer sedang melakukan upaya pencarian, yang dipimpin oleh Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) di Boston.
Laksamana Muda John Mauger, seorang komandan Penjaga Pantai Amerika Serikat, mengatakan sumber daya tambahan akan tiba dalam beberapa hari mendatang.
"Ini adalah daerah terpencil - dan merupakan tantangan untuk melakukan pencarian di daerah terpencil itu," katanya.
Baca juga: Sinyal Perdamaian? Menlu AS Anthony Blinken Berkunjung ke China
"Tapi kami mengerahkan semua aset yang tersedia untuk memastikan kami dapat menemukan pesawat itu dan menyelamatkan orang-orang di dalamnya."
Menurut Penjaga Pantai, kapal itu tenggelam pada Minggu pagi, dan kapal pendukungnya kehilangan kontak sekitar satu jam 45 menit kemudian.
Kapal selam itu dioperasikan oleh Ekspedisi OceanGate.
Baca juga: The Corrs Gelar Konser di Jakarta 18 Oktober 2023, Berikut Detail Tiketnya