Kenaikan PBB-P2 di Toraja Utara Ditunda, Bupati Tegaskan Tarif Masih Terendah
Masyarakat Toraja Utara mengeluhkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2). Bupati Frederick Victor Palimbong menegaskan tarif tetap terendah...
Penulis: Lilianti Ariyani Saalino | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Toraja-Utara.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO – Polemik kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Toraja Utara tengah menjadi sorotan masyarakat.
Banyak warga mengeluhkan adanya lonjakan nilai pajak yang dianggap memberatkan.
Menanggapi hal itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Toraja Utara, Paris Salu, menjelaskan bahwa kenaikan bukan disebabkan oleh tarif pajak, melainkan karena penyesuaian Nilai Objek Pajak (NOP).
“Tarif PBB-P2 di Toraja Utara masih tergolong paling rendah, baik di tingkat Sulawesi Selatan maupun secara nasional,” ujar Paris kepada TribunToraja, Rabu (20/8/2025).
Paris juga memaparkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Juli 2025 mencapai Rp35 miliar dari target Rp71 miliar.
Ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk optimistis mengejar target tersebut demi kepentingan masyarakat.
Baca juga: Tetap Demo Meski Pajak Batal Naik, Warga Pati Tuntut Bupati Mundur
Selain itu, Paris mengingatkan agar masyarakat, khususnya pengusaha, taat membayar pajak.
Ia juga menegaskan larangan bagi pemerintah lembang menarik pungutan di luar regulasi resmi.
“Pemerintah lembang yang buat masalah, pemerintah daerah yang kena,” tegasnya.
Baca juga: Gubernur Sulsel Minta Bupati Tunda Kenaikan PBB-P2, BPN Tegaskan Tak Berkaitan dengan ZNT
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
PBB P2
PBB
Frederick Viktor Palimbong
Frederik Victor Palimbong
Rantepao
Toraja Utara
| Rawan Tumbang, BPBD Tebang Pohon di Halaman Kantor Dinas Sosial Toraja Utara |
|
|---|
| Inspektorat Sebut Perbaikan Atap Tribun Lapangan Bakti Rantepao yang Ambruk Sangat Cepat |
|
|---|
| Daerah Lain KLB, Dinkes Belum Temukan Kasus Campak di Toraja Utara |
|
|---|
| Mantan Kadis Pertanian Toraja Utara Jadi Tersangka Korupsi Irigasi Rp8 Miliar |
|
|---|
| Atap Tribun Lapangan Rantepao Ambruk, Bupati Toraja Utara Langsung Telepon Kontraktor |
|
|---|