BPBD Siaga 24 Jam, Ini Wilayah Rawan Longsor di Toraja Utara
Meski demikian, sejumlah wilayah masih tergolong rawan longsor, seperti Sikuku Buntao, Salu Sopai, dan Kapala Pitu.
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Sebanyak 44 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, disiagakan untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di awal tahun 2026.
Puluhan personel tersebut berjaga secara rolling selama 24 jam melalui posko kesiapsiagaan yang telah dibuka BPBD.
Kepala Bidang BPBD Toraja Utara, Paulina Pali Marampa, mengatakan sistem jaga bergilir diterapkan guna memastikan kesiapan petugas tetap optimal dalam merespons laporan bencana dari masyarakat.
“Petugas berjaga dari pagi hingga pagi, kemudian diberikan waktu istirahat dan tidak masuk keesokan harinya,” ujar Paulina, yang akrab disapa Lina, Selasa (6/1/2025).
Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, BPBD menyiapkan tenda pos penjagaan serta sejumlah peralatan kebencanaan, seperti chainsaw (senso), cangkul, sekop, perahu karet, dan mobil ranger.
Sementara alat berat berupa excavator dari Pemerintah Daerah Toraja Utara karena alat milik BPBD dalam kondisi rusak.
Lina menyebutkan, sepanjang tahun 2025 BPBD Toraja Utara tidak mencatat korban jiwa akibat bencana alam.
Meski demikian, sejumlah wilayah masih tergolong rawan longsor, seperti Sikuku Buntao, Salu Sopai, dan Kapala Pitu.
“Bencana yang paling sering terjadi adalah longsor, selain banjir dan puting beliung. Longsor umumnya menimbun badan jalan, namun syukur tidak ada korban jiwa,” jelasnya.
BPBD Toraja Utara mengimbau masyarakat segera melapor jika terjadi bencana melalui call center 112 atau dengan mendatangi langsung Kantor BPBD Toraja Utara di Jalan Pongtiku, Kecamatan Rantepao.
Pantauan di lokasi, terlihat tenda oranye posko kesiapsiagaan berdiri di halaman Kantor BPBD Toraja Utara, berdampingan dengan mobil ambulans serta dua unit mobil tangki air.
Sejumlah meja dan kursi disiapkan sebagai pusat penerimaan laporan warga.(*)
| BPBD Toraja Utara Imbau Masyarakat Waspada Potensi Bencana |
|
|---|
| Rumah Warga Tonga Kesu Toraja Utara Hancur Tertimpa Pohon, Begini Nasib 5 Penghuni |
|
|---|
| Jelang Musim Hujan, BPBD Toraja Utara Gelar Bimtek Penanganan Bencana di Makassar |
|
|---|
| Batu Besar Tidak Kunjung Dipindahkan, BPBD Toraja Utara: Tugasnya Balai Jalan |
|
|---|
| BPBD Toraja Utara Gelar Lokakarya Penyusunan Kajian Risiko Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/bpbd34.jpg)