Uang Palsu Produksi UIN Alauddin Rp1 Miliar Ditukar Rp100 Juta
Andi Ibrahim mengenal Hendra saat yang bersangkutan mencari temannya bernama Mubin Nasir, di kampus UIN Alauddin Makassar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ibrahi234s.jpg)
Jaksa Penuntut Umum kemudian mengonfirmasi tujuan dari keberadaan uang tersebut.
“Menurut keterangan Syahruna, disiapkan untuk keperluan Pilkada,” kata Ibrahim menjawab pertanyaan jaksa.
Ia membenarkan uang palsu itu telah dicetak dan siap diedarkan, meskipun tidak terlibat langsung dalam proses pembuatannya.
Ibrahim menyatakan tidak mengetahui secara rinci asal bahan atau alat pencetak. Informasi mengenai pembelian peralatan baru diketahuinya setelah kasus ini ditangani kepolisian.
Produksi uang palsu tersebut disebut berlangsung di dua lokasi: rumah pribadi Annar di Makassar dan perpustakaan UIN Alauddin Makassar di Gowa.
Meski sempat menyatakan kesiapan maju di Pilgub, Annar akhirnya gagal mencalonkan diri setelah tidak memperoleh dukungan resmi dari partai politik.(sayyid)
| Sidang Vonis Pengusaha Asal Toraja Annar Sampetoding Ditunda Pekan Depan |
|
|---|
| Cetak Uang Palsu Rp640 Juta, Eks Kapus UIN Alauddin Doktor Andi Ibrahim Dituntut 8 Tahun |
|
|---|
| Annar Sampetoding Mengaku Dikriminalisasi, Akan Laporkan Eks Kapolres Gowa ke Propam |
|
|---|
| Terdakwa Uang Palsu UIN Alauddin Annar Sampetoding Tendang Anak Buahnya di Mapolres Gowa |
|
|---|
| Eks Pejabat UIN Alauddin, Andi Ibrahim Ngaku Bayar Kartu Kredit dari Hasil Jual Uang Palsu |
|
|---|