Ternyata Rahasia Genetik Kerbau Toraja Pernah Diteliti Profesor IPB, LIPI, hingga Universitas Swiss

Penelitian Prof. Ronny dan tim IPB, bekerja sama dengan LIPI, Swedish Agriculture University, dan Uppsala University (Swedia), berhasil mengungkap...

Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
Tribun Toraja
TEDONG BONGA - Pedagang kerbau memegang kerbau jenis Bonga Tappi' di Pasar Hewan Bolu, Kelurahan Tallunglipu Matallo, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Jumat (7/3/2025) pagi. Kerbau ini ditawarkan dengan harga Rpi 280 juta per ekor. Harga kerbau disesuaikan dengan ukuran dan jenisnya. 

TRIBUNTORAJA.COM – Harga kerbau belang di Tana Toraja terus mencuri perhatian publik setelah beberapa bulan terakhir ramai diberitakan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah per ekor.

Memasuki musim acara Rambu Solo' atau ritual pemakaman di wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara, penelitian lama dari IPB University kini kembali relevan dan jadi sorotan, lantaran menguak “misteri” genetik di balik pola belang kerbau Toraja yang sangat bernilai.

Dalam laporan penelitian yang diterbitkan IPB University, Guru Besar Pemuliaan dan Genetika, Fakultas Peternakan IPB University, Prof Ronny Rachman Noor menjelaskan bahwa kerbau belang Toraja bukan sekadar ternak biasa, melainkan simbol status sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Toraja, terutama dalam upacara adat Rambu Solo’.

Laporan tersebut diterbitkan oleh IPB pada Januari 2022 silam.

“Oleh sebab itu harga seekor kerbau belang berkisar antara ratusan juta sampai 1 miliar rupiah dan sangat tergantung pada pola warna kerbau belang ini,” ujarnya seperti dilansir Tribun Toraja dari laman IPB, Kamis (10/7/2025).

Pernyataan Prof Ronny kini makin terasa aktual, mengingat laporan terbaru pada Juli 2025 menunjukkan harga Tedong Bonga Saleko, kerbau belang paling istimewa, kini tembus Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar per ekor, sebagaimana dirangkum dalam update harga kerbau Toraja sebelumnya.

Fenomena harga fantastis inilah yang memicu kekhawatiran akan kelangkaan kerbau belang jika tidak dilestarikan secara ilmiah.

 

 

Misteri Pola Belang yang Bernilai Miliaran

Menurut Prof. Ronny, pola warna kerbau belang Toraja sangat beragam dan memiliki nama-nama khusus. Salah satunya yang paling langka dan mahal adalah Tedong Bonga Saleko.

“Kerbau belang yang masuk kategori Tedong Bonga Saleko memiliki warna dasar hitam dengan corak warna putih dengan ciri khas pola tertentu. Jarangnya kemunculan kerbau belang dengan pola warna ini membuat harga seekor Tedong Bonga Saleko dapat mencapai 1 milyar rupiah,” ujarnya.

Hal ini sejalan dengan laporan pasar kerbau Toraja yang menyebut Tedong Saleko jadi incaran kolektor, pejabat adat, hingga wisatawan yang datang khusus untuk menyaksikan Rambu Solo’.

 

Baca juga: Cara Menentukan Harga Kerbau Toraja dan Jenis-jenisnya Lengkap dengan Foto

 

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved