Ternyata Rahasia Genetik Kerbau Toraja Pernah Diteliti Profesor IPB, LIPI, hingga Universitas Swiss
Penelitian Prof. Ronny dan tim IPB, bekerja sama dengan LIPI, Swedish Agriculture University, dan Uppsala University (Swedia), berhasil mengungkap...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
TRIBUNTORAJA.COM – Harga kerbau belang di Tana Toraja terus mencuri perhatian publik setelah beberapa bulan terakhir ramai diberitakan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah per ekor.
Memasuki musim acara Rambu Solo' atau ritual pemakaman di wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara, penelitian lama dari IPB University kini kembali relevan dan jadi sorotan, lantaran menguak “misteri” genetik di balik pola belang kerbau Toraja yang sangat bernilai.
Dalam laporan penelitian yang diterbitkan IPB University, Guru Besar Pemuliaan dan Genetika, Fakultas Peternakan IPB University, Prof Ronny Rachman Noor menjelaskan bahwa kerbau belang Toraja bukan sekadar ternak biasa, melainkan simbol status sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Toraja, terutama dalam upacara adat Rambu Solo’.
Laporan tersebut diterbitkan oleh IPB pada Januari 2022 silam.
“Oleh sebab itu harga seekor kerbau belang berkisar antara ratusan juta sampai 1 miliar rupiah dan sangat tergantung pada pola warna kerbau belang ini,” ujarnya seperti dilansir Tribun Toraja dari laman IPB, Kamis (10/7/2025).
Pernyataan Prof Ronny kini makin terasa aktual, mengingat laporan terbaru pada Juli 2025 menunjukkan harga Tedong Bonga Saleko, kerbau belang paling istimewa, kini tembus Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar per ekor, sebagaimana dirangkum dalam update harga kerbau Toraja sebelumnya.
Fenomena harga fantastis inilah yang memicu kekhawatiran akan kelangkaan kerbau belang jika tidak dilestarikan secara ilmiah.
Misteri Pola Belang yang Bernilai Miliaran
Menurut Prof. Ronny, pola warna kerbau belang Toraja sangat beragam dan memiliki nama-nama khusus. Salah satunya yang paling langka dan mahal adalah Tedong Bonga Saleko.
“Kerbau belang yang masuk kategori Tedong Bonga Saleko memiliki warna dasar hitam dengan corak warna putih dengan ciri khas pola tertentu. Jarangnya kemunculan kerbau belang dengan pola warna ini membuat harga seekor Tedong Bonga Saleko dapat mencapai 1 milyar rupiah,” ujarnya.
Hal ini sejalan dengan laporan pasar kerbau Toraja yang menyebut Tedong Saleko jadi incaran kolektor, pejabat adat, hingga wisatawan yang datang khusus untuk menyaksikan Rambu Solo’.
Baca juga: Cara Menentukan Harga Kerbau Toraja dan Jenis-jenisnya Lengkap dengan Foto
Ronny Rachman Noor
Institut Pertanian Bogor
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
IPB
LIPI
Uppsala University
Swedish Agriculture University
kerbau toraja
Tedong Bonga
Tedong Saleko
Tana Toraja
Toraja Utara
Warga Marinding Tana Toraja Minta Alat Antropometri untuk Posyandu |
![]() |
---|
Pelantun Lagu Viral 'Pica-pica', Juan Reza Bakal Konser di Rantepao Toraja Utara September 2025 |
![]() |
---|
Bulan Ini Atau September, Mutasi Pejabat Pemkab Toraja Utara Tunggu Persetujuan Gubernur |
![]() |
---|
Bola Dangdut Semarakkan Kandora Fair Tournament Jelang HUT ke-68 Tana Toraja |
![]() |
---|
90 Murid SD Se Tana Toraja Ikut 'Lomba Bertutur', Perkaya Literasi dan Tambah Percaya Diri Anak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.