Warga Marinding Tana Toraja Minta Alat Antropometri untuk Posyandu
Namun, reses bukan berarti libur, melainkan waktu bagi anggota dewan untuk kembali ke daerah pemilihannya
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/reses-masa-sidang-3.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Kesehatan menjadi perhatian utama dalam reses masa sidang III DPRD Tana Toraja tahun 2025.
Reses adalah masa istirahat sidang bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR/DPRD) setelah menjalani masa persidangan.
Namun, reses bukan berarti libur, melainkan waktu bagi anggota dewan untuk kembali ke daerah pemilihannya (dapil) guna menyerap aspirasi masyarakat, menjaring masukan, kritik, dan kebutuhan rakyat, serta melaporkan kinerja kepada konstituen.
Reses basanya dilaksanakan 3 kali dalam setahun, menyesuaikan masa persidangan.
Tujuan Reses adalah menjalin komunikasi antara rakyat dengan wakilnya.
Menyerap aspirasi rakyat untuk dibawa ke rapat-rapat resmi DPR/DPRD.
Melaporkan kinerja dan program legislasi, anggaran, serta pengawasan serta mendekatkan wakil rakyat dengan daerah pemilihannya.
Dalam reses kali ini, anggota DPRD Tana Toraja dari Partai Gelora, Dahlan Kembong Bangnga Padang, menyerap aspirasi warga daerah pemilihan Tana Toraja II (Mengkendek – Gandangbatu Sillanan).
Dahlan menemui konstituennya di Lembang Marinding, Kecamatan Mengkendek, Rabu (27/8/2025).
Kegiatan ini dihadiri warga yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, staf lembang, anggota PKK, hingga para kader kesehatan.
Pantauan Tribun Toraja, warga mengikuti jalannya pertemuan dengan penuh perhatian.
Salah satu usulan yang menonjol ialah pengadaan alat antropometri bagi dua posyandu di Lembang Marinding yang hingga kini belum memiliki alat tersebut.
Alat antropometri adalah seperangkat alat yang digunakan untuk mengukur dimensi tubuh manusia, baik ukuran panjang, tinggi, lebar, maupun lingkar tubuh.
Beberapa alat antropometriyang umum digunakan, adalah:
Stadiometer
Untuk mengukur tinggi badan.
Biasanya berupa papan ukur dengan skala vertikal.
| DPRD Tana Toraja Bahas Pemisahan OPD untuk Optimalkan PAD |
|
|---|
| DPRD Tana Toraja Dukung Warga Tolak Proyek Geothermal Balla |
|
|---|
| Ketua DPRD Tana Toraja Tegaskan Tidak Pernah Terima Surat Pembukaan Lahan Transmigrasi |
|
|---|
| 263 PPPK Toraja Utara Wajib Tanam 12 Pohon per Orang Sebelum Diberi SK |
|
|---|
| Keterwakilan Perempuan di DPRD Tana Toraja Terendah di Sulsel, Baru 6,67 Persen |
|
|---|