Puluhan Sapi di Palopo Diduga Terinfeksi PMK

Gejala PMK pada sapi-sapi tersebut terdeteksi setelah para peternak melaporkan kondisi hewan mereka ke Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan...

Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
Tribun Timur/IST
ILUSTRASI - Ternak sapi warga sedang memakan hijauan. 

DPPP Palopo telah mengimbau para peternak yang menemukan gejala PMK pada hewan ternaknya untuk segera memasukkan sapi ke dalam kandang dengan lantai kering guna mencegah penyebaran penyakit.

Sebagai langkah awal, pihak DPPP memberikan multivitamin kepada sapi-sapi di sekitar lokasi Lapangan Tembak.

Namun, vaksinasi hanya diberikan kepada ternak yang berada lebih dari 10 kilometer dari lokasi terdeteksinya kasus PMK.

 

Baca juga: Kasus PMK di Sulsel Meningkat, Tana Toraja Bakal Siapkan Seribu Dosis Vaksin

 

Larangan Penjualan Hewan Terindikasi PMK

Burhanuddin juga mengingatkan peternak untuk tidak menjual ternak yang terindikasi PMK.

“Kami mendapat informasi sudah ada peternak yang menjual sapinya dengan harga yang sangat murah karena takut mengalami kerugian lebih banyak. Sebenarnya tidak perlu terlalu panik sampai menjual dengan harga murah, lebih baik melapor ke petugas kesehatan hewan untuk diberi penanggulangan,” imbaunya.

Meskipun PMK tidak menular dari hewan ke manusia, petugas kesehatan tetap meminta agar pelaku usaha dan penyembelih hewan tidak memperjualbelikan tulang dan kulit sapi yang terinfeksi PMK.

(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Puluhan Sapi Terindikasi Gejala PMK di Palopo Sulsel, Peternak Diimbau Tak Panik"

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved