Polemik Siaran Adzan Magrib Diganti Running Text Saat Misa Agung, Ini Saran Jusuf Kalla
Agar Misa disiarkan tanpa putus, azan Maghrib yang biasanya ditayangkan secara audio visual untuk ditampilkan dalam bentuk running text.
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/04092024_Paus_Fransiskus.jpg)
"Agar umat Katolik bisa khusu' mengikuti Misa yang tidak berkesempatan hadir di GBK tentu bisa mengikuti melalui televisi. Karenanya untuk mengupayakan khusu' dalam misa, adzan di televisi diganti dengan running text. Saya sebagai muslim tidak ada masalah ya, karena kita masih bisa mendengarkan adzan di masjid, mushola, bahkan di headphone masing-masing," ucap Riyan.
Menurutnya, sebagai langkah toleransi beragama yang kongret untuk menghormati ummat Katolik maka tentu perlu dipraktikan dengan arif dan bijaksana.
"Menurut saya kita ini sudah punya jam terbang yang tinggi dalam mempraktikan toleransi beragama, hal semacam ini tidak jadi soal, karena menurut saya ini menjadi bagian dari praktik toleransi," ujarnya.
(*)
| Ratusan Umat Padati Misa Kamis Putih di Paroki Santa Theresia Rantepao |
|
|---|
| Gus Yahya Menolak Dipecat, Nyatakan Tetap Ketua Umum PBNU Hingga Muktamar |
|
|---|
| PPATK dan KY Kirim Tim ke Makassar Periksa Hakim Perkara Sengketa Lahan Kalla vs GMTD |
|
|---|
| Tanahnya Digugat, JK: Mempertahankan Harta Itu Syahid |
|
|---|
| Duduk Perkara dan Peran Halim Kalla dalam Kasus Korupsi PLTU di Kalbar Senilai Rp 1,2 Triliun |
|
|---|