Rabu, 8 April 2026

Kisah SBY Terlambat Daftar Akmil hingga Berhasil Jadi Lulusan Terbaik

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengisahkan pengalamannya terlambat mendaftar Akmil hingga harus menunggu setahun, sebelum...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Kisah SBY Terlambat Daftar Akmil hingga Berhasil Jadi Lulusan Terbaik
Dok: Gerindra
WAWANCARA EKSKLUSIF - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengisahkan pengalamannya terlambat mendaftar Akmil hingga harus menunggu setahun, sebelum akhirnya lulus sebagai taruna terbaik. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkapkan kisah masa mudanya saat terlambat mendaftar ke Akademi Militer (Akmil), yang membuatnya harus menunggu selama satu tahun untuk bisa kembali mengikuti seleksi.

Kisah tersebut disampaikan SBY dalam Program Cerita Militer yang tayang di Kompas TV, Minggu (21/12/2025).

Sebagai anak seorang prajurit, SBY mengaku telah memiliki cita-cita menjadi tentara sejak muda.

 

 

Ia pun berkeinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan di Akademi Militer.

Namun, saat menamatkan pendidikan sekolah menengah atas (SMA) pada 1968, SBY tidak langsung mendaftar ke Akmil.

Ia mengira pendaftaran belum dibuka, padahal proses seleksi sudah berjalan.

“Tapi apa yang terjadi, ketika saya tamat SMA 1968, saya pikir belum dibuka itu pendaftaran ke Akademi Militer. Ternyata sudah mulai tes, mulai ujian,” kenang SBY.

Akibat keterlambatan tersebut, SBY harus menunggu satu tahun untuk kembali mendaftar.

 

Baca juga: Aston Villa Raih 10 Kemenangan Beruntun usai Tekuk Manchester United 2-1, Ini Rahasia Unai Emery

 

Selama masa penantian, ia pindah dari Pacitan ke Malang, Jawa Timur, dan melanjutkan pendidikan di Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) selama satu tahun.

Pada 1969, SBY kembali mencoba peruntungannya dengan mendaftar ke Akademi Militer.

Sebagai langkah antisipasi, ia juga mendaftarkan diri ke Institut Teknologi Surabaya (ITS) secara bersamaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved