Jumat, 17 April 2026

SBY Tanggapi Gelombang Demo di Indonesia: Pemimpin Harus Jaga Dialog dan Kebersamaan

SBY menanggapi gelombang demo sejak 25 Agustus 2025 dengan mengingatkan pentingnya dialog dan kebersamaan. Aksi rakyat melahirkan 17+8 Tuntutan...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto SBY Tanggapi Gelombang Demo di Indonesia: Pemimpin Harus Jaga Dialog dan Kebersamaan
tribunnews
DEMO - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY menanggapi gelombang demo sejak 25 Agustus 2025 dengan mengingatkan pentingnya dialog dan kebersamaan. Aksi rakyat melahirkan 17+8 Tuntutan Rakyat yang ramai di media sosial. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), angkat bicara mengenai gelombang demonstrasi yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia sejak 25 Agustus 2025 lalu.

Menurut SBY, fenomena demo ini menjadi pengingat penting bagi para pemimpin agar senantiasa menjaga dialog dan kebersamaan dengan rakyat.

"Kalau beberapa saat yang lalu, sebutlah sekitar 10 hari yang terjadi di negeri kita, menurut saya menyadarkan kita semua bahwa kita harus menjaga dialog dan kebersamaan kita," ujar SBY dalam sambutannya pada pameran seni 'Art for Peace and A Better Future' di Astha District, Senopati, Jakarta Selatan, Sabtu (6/9/2025), dikutip dari Kompas.com.

 

 

SBY menegaskan bahwa pemerintah, masyarakat, dan semua elemen bangsa perlu memperkuat komunikasi serta kolaborasi demi membangun Indonesia ke arah yang lebih baik di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Membangun niat baik, karya yang tulus, dan semangat yang kuat for our better future (untuk masa depan kita yang lebih baik). Selalu ada jalan untuk menuju Indonesia yang kita cita-citakan itu,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar para pemimpin bangsa turut membangun kerja sama positif dengan komunitas seni untuk memperkuat pesan perdamaian.

 

Baca juga: Viral Intel TNI Ditangkap Polisi Saat Demo, Dudung Abdurachman dan TNI Beri Penjelasan

 

Gelombang Demo di Berbagai Daerah

Gelombang aksi unjuk rasa bermula pada Senin, 25 Agustus 2025, di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.

Aksi ini menolak kenaikan tunjangan anggota DPR dan berujung ricuh hingga malam hari.

Demo berikutnya terjadi pada Kamis, 28 Agustus 2025, yang dipelopori oleh Partai Buruh dan koalisi serikat pekerja, termasuk Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

 

Baca juga: Mantan Anggota BIN Ungkap Aktor Utama Demo Agustus 2025, Siapa? 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved