Agam Rinjani Ngamuk Saat Jenazah Ayahnya Tak Bisa Dipulangkan ke Makassar

Agam adalah perpaduan watak keras suku Makassar, Sulawesi Selatan dan Batak, Sumatera Utara.

|
Editor: Imam Wahyudi
emba/tribun timur
Daeng Rimang memperlihatkan foto masa kecil Agam Rinjani, saat ditemui di rumahnya, Jl Manunggal, Kota Makassar, Senin (14/7/25). 

TRIBUNTORAJA.COM - Agam Rinjani trending topik dalam dua pekan terakhir.

Ketulusan dan keberaniannya mengevakuasi Juliana Marins dari jurang Gunung Rinjani sedalam 600 meter pada 25 Juni 2025, melambungkan namanya.

Juliana jatuh di area Letter E punggungan Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (21/6/25) sekitar pukul 05.30 Wita.

Bukan hanya di Indonesia, nama Agam masyhur hingga Brasil, negara asal Juliana.

Agam adalah perpaduan watak keras pantang menyerah suku Makassar, Sulawesi Selatan dan Batak, Sumatera Utara.

Ibunya, Saharna Daeng Rimang wanita Makassar sedangkan ayahnya, Khairul Agam pria Batak.

Terlahir dengan nama Abdul Haris Agam, 22 Desember 1988, pemuda kurus ini melalui masa kecil dengan kondisi sulit.

Ucok, sapaan masa kecil Abdul Haris Agam, harus membantu ekonomi keluarga dengan menjadi pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Makassar.

Dalam keterbatasan, Ucok yang sejak kecil berbeda dengan teman-temannya, tak ingin meninggalkan sekolah.

"Ucok, kalau dia temukan buku saat memulung sampah, buku itu langsung dia bersihkan dan bawa pulang untuk dia baca," ujar Daeng Rimang dalam sebuah wawancara podcast.

Dan untuk urusan sekolah, nasib baik berpihak kepada Ucok.

Berkat bantuan sejumlah orang baik serta dukungan dari Daeng Rimang, Ucok berhasil menjadi Sarjana Antropologi Universitas Hasanuddin (Unhas), kampus negeri terbesar di Sulsel.

Jiwa petualangan Ucok ditempa saat menjadi anggota Korps Pencinta Alam (Korpala) Unhas. 

Organisasi yang mengajarinya berbagai keterampilan kepencintaalaman termasuk vertical rescue.

Setelah bergelar sarjana, usai mendampingi yuniornya mendaki Gunung Rinjani pada 2016, Ucok memutuskan tak kembali ke Makassar.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved