Kesehatan
Cuaca Kemarau Basah Bisa Picu 4 Jenis Batuk Ini, Kenali Gejala dan Penanganannya
Musim kemarau basah dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Waspadai 4 jenis batuk yang umum terjadi saat cuaca tidak menentu, seperti batuk...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-batuk-flu-sakit-6122023.jpg)
Jika berlangsung lebih dari tiga minggu, terutama untuk dewasa, segera periksakan ke dokter karena bisa menjadi batuk kronis.
Baca juga: Waspada Bahaya Diet Ketat Berlebihan untuk Kesehatan, Bisa Bikin Botak hingga Kurang Gizi
3. Batuk Kering
Merupakan jenis batuk tanpa lendir, ditandai dengan rasa gatal atau tergelitik di tenggorokan.
Batuk kering biasanya terjadi karena infeksi saluran pernapasan atas, alergi, atau iritasi akibat perubahan suhu udara.
Meski terdengar ringan, batuk kering bisa berlangsung lama dan mengganggu tidur, terutama jika tidak segera ditangani.
Baca juga: Haruskah Jalan 10 Ribu Langkah per Hari Agar Tetap Sehat? Ini Penjelasannya
4. Batuk Paroksimal
Jenis batuk ini berulang, intens, dan tidak terkendali, sering membuat penderita kesulitan bernapas bahkan muntah.
Biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri Bordetella pertussis, dikenal juga sebagai batuk rejan atau pertusis.
Batuk ini sangat menular melalui droplet dan bisa berlangsung hingga 10 minggu, memerlukan diagnosis dan pengobatan serius.
Baca juga: Heboh Istilah Manusia Tikus di Kalangan Gen Z China, Apa Itu?
batuk pilek
Batuk kering
Batuk berdahak
Batuk
pancaroba
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
BMKG
| Jangan Main HP dan Medsos Sebelum Tidur, Ini Bahaya yang Mengintai |
|
|---|
| Jangan Masukkan Bahan Makanan Ini ke Freezer, Bisa Rusak Tekstur dan Rasa |
|
|---|
| Apakah Orang Dewasa Wajib Rutin Minum Obat Cacing? Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| Kopi Hitam Dinilai Lebih Aman bagi Kesehatan, Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| 5 Kegiatan Harian yang Dapat Menguras Tenaga Tanpa Disadari |
|
|---|