Sabtu, 11 April 2026

Kesehatan

Cuaca Kemarau Basah Bisa Picu 4 Jenis Batuk Ini, Kenali Gejala dan Penanganannya

Musim kemarau basah dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Waspadai 4 jenis batuk yang umum terjadi saat cuaca tidak menentu, seperti batuk...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Cuaca Kemarau Basah Bisa Picu 4 Jenis Batuk Ini, Kenali Gejala dan Penanganannya
Freepik
BATUK - Ilustrasi. Musim kemarau basah dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Waspadai 4 jenis batuk yang umum terjadi saat cuaca tidak menentu, seperti batuk kering, basah, croup, dan paroksimal. 

TRIBUNTORAJA.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa Indonesia saat ini tengah memasuki musim kemarau basah, yang diprediksi berlangsung hingga Agustus 2025.

Kondisi cuaca yang tidak menentu ini menyebabkan peningkatan risiko penyakit saluran pernapasan, terutama batuk.

Melansir Healthline, batuk bisa menjadi gejala dari berbagai kondisi kesehatan dan memiliki beberapa jenis. Penting untuk mengenali perbedaan jenis batuk agar dapat menentukan penanganan yang tepat.

Berikut adalah empat jenis batuk yang umum menyerang saat cuaca tak menentu.

 

 

1. Batuk Croup

Sering terjadi pada anak-anak usia balita, batuk croup disebabkan oleh pembengkakan saluran napas bagian atas.

Ciri khasnya adalah suara batuk menggonggong seperti anjing laut dan suara napas yang serak akibat pembengkakan kotak suara.

Kondisi ini bisa menyebabkan kesulitan bernapas dan memerlukan perhatian medis jika gejalanya parah.

 

Baca juga: Ternyata Mudah, Ini Cara Usir Kutu Beras Pakai Bahan di Dapur

 

2. Batuk Basah

Batuk ini terjadi karena lendir di paru-paru, biasanya muncul bersama pilek, bronkitis, atau pneumonia.

Penderita merasa seperti ada lendir menetes ke tenggorokan, dan suara batuk terdengar “basah” atau berlendir.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved