Heboh Tagar 'Save Raja Ampat' Trending di Medsos, Ini Artinya
Bahlil menegaskan bahwa Papua sebagai daerah dengan status otonomi khusus memerlukan pendekatan berbeda, termasuk dalam kebijakan industri ekstraktif.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/WISATA-Danau-Karawapop-di-Pulau-Misool-Raja-Ampat-indonesiatravel.jpg)
Baca juga: Mau Gerebek Tambang Ilegal, Kapolres Gowa Kecelakaan di Jalan Poros Takalar
Bahlil menegaskan bahwa Papua sebagai daerah dengan status otonomi khusus memerlukan pendekatan berbeda, termasuk dalam kebijakan industri ekstraktif.
Ia juga membuka kemungkinan agar pembangunan smelter dilakukan langsung di Papua untuk memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.
“Kami harus menghargai, karena Papua itu kan ada otonomi khusus, jadi perlakuannya juga khusus. Nanti saya pulang akan evaluasi,” tambahnya.
Baca juga: Gubernur Sulsel Bakal Bersurat ke Presiden Prabowo Terkait Tambang Emas di Luwu
Menurut data Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan Papua Barat Daya, saat ini dua perusahaan aktif mengoperasikan tambang nikel di Raja Ampat, yaitu PT GAG Nikel dan PT Kawei Sejahtera Mining.
Keduanya mengantongi izin usaha sejak sebelum pembentukan Provinsi Papua Barat Daya.
Namun, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menyatakan keterbatasan mereka dalam mengawasi operasional tambang akibat minimnya kewenangan daerah.
Pemda berharap ada peninjauan ulang kebijakan agar masyarakat lokal lebih dilibatkan dalam pengelolaan sumber daya alam demi keberlanjutan dan kesejahteraan warga.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul "Tagar SaveRajaAmpat Trending, Hilirisasi Nikel Menuai Kritik, Abaikan Lingkungan dan Masyarakat"
#SaveRajaAmpat
Save Raja Ampat
Greenpeace Indonesia
tambang nikel Papua Barat Daya
hilirisasi nikel
krisis lingkungan Raja Ampat
konflik tambang Papua
transisi energi hijau
Iqbal Damanik Greenpeace
Iqbal Damanik
Bahlil Lahadalia
PT GAG Nikel
geopark Raja Ampat
kerusakan ekosistem nikel
Papua
Raja Ampat
| Nakes Asal Tana Toraja Tewas Diserang OTK di Papua, Jenazah Tak Dipulangkan |
|
|---|
| Jenazah Korban Penganiayaan di Papua Dijadwalkan Tiba di Mengkendek Tana Toraja Besok |
|
|---|
| Bencana Dahsyat Sumatera, Cak Imin Minta Bahlil, Raja Juli dan Hanif “Tobat” |
|
|---|
| Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Saya Sudah Cabut Banyak Izin Tambang |
|
|---|
| Gubernur Papua Murka dengar Ibu Hamil Meninggal Setelah Ditolak 4 Rumah Sakit |
|
|---|