Minggu, 19 April 2026

Heboh Tagar 'Save Raja Ampat' Trending di Medsos, Ini Artinya

Bahlil menegaskan bahwa Papua sebagai daerah dengan status otonomi khusus memerlukan pendekatan berbeda, termasuk dalam kebijakan industri ekstraktif.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Heboh Tagar 'Save Raja Ampat' Trending di Medsos, Ini Artinya
Tribun-Papua.com/Istimewa
SAVE RAJA AMPAT - Danau Karawapop di Pulau Misool, Raja Ampat. Tagar #SaveRajaAmpat jadi trending topic Twitter hari ini, Rabu (4/6/2025). 

 

Baca juga: Mau Gerebek Tambang Ilegal, Kapolres Gowa Kecelakaan di Jalan Poros Takalar

 

Bahlil menegaskan bahwa Papua sebagai daerah dengan status otonomi khusus memerlukan pendekatan berbeda, termasuk dalam kebijakan industri ekstraktif.

Ia juga membuka kemungkinan agar pembangunan smelter dilakukan langsung di Papua untuk memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Kami harus menghargai, karena Papua itu kan ada otonomi khusus, jadi perlakuannya juga khusus. Nanti saya pulang akan evaluasi,” tambahnya.

 

Baca juga: Gubernur Sulsel Bakal Bersurat ke Presiden Prabowo Terkait Tambang Emas di Luwu

 

Menurut data Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan Papua Barat Daya, saat ini dua perusahaan aktif mengoperasikan tambang nikel di Raja Ampat, yaitu PT GAG Nikel dan PT Kawei Sejahtera Mining.

Keduanya mengantongi izin usaha sejak sebelum pembentukan Provinsi Papua Barat Daya.

Namun, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menyatakan keterbatasan mereka dalam mengawasi operasional tambang akibat minimnya kewenangan daerah.

Pemda berharap ada peninjauan ulang kebijakan agar masyarakat lokal lebih dilibatkan dalam pengelolaan sumber daya alam demi keberlanjutan dan kesejahteraan warga.

(*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul "Tagar SaveRajaAmpat Trending, Hilirisasi Nikel Menuai Kritik, Abaikan Lingkungan dan Masyarakat"

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved