Kesehatan
Penyebab dan Cara Mengatasi Gondongan atau Parotitis pada Anak
Untuk pencegahan, vaksinasi MMR (Measles, Mumps, Rubella) merupakan cara terbaik.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-batuk-flu-sakit-6122023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Gondongan, atau parotitis, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus.
Penyakit ini sangat mudah menyebar, terutama di kalangan anak-anak atau orang dewasa yang belum divaksinasi.
Karena sifatnya yang mudah menular, seringkali ketika satu orang terkena, orang-orang di sekitarnya juga berisiko tertular, hingga dikenal sebagai "musim gondongan."
Beberapa waktu lalu, sejumlah puskesmas di Yogyakarta melaporkan adanya peningkatan kasus gondongan pada anak-anak usia sekolah dasar, terutama pada periode Agustus hingga September 2024.
Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, melalui Surat Edaran Nomor 100.3.4.4/10199, menginstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan di sekolah-sekolah.
Hal ini disebabkan karena interaksi langsung antara siswa di lingkungan sekolah meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini.
Baca juga: Selain Sebagai Bumbu, Infused water Biji Ketumbar Ampuh untuk Kolesterol. Ini Cari Bikinnya
Penyebab dan Gejala Gondongan yang Perlu Diketahui
Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (RS UNS) Surakarta, Aisya Fikritama, menjelaskan bahwa gondongan disebabkan oleh virus mumps.
Virus ini menyerang kelenjar parotis, yang berfungsi menghasilkan air liur, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.
"Gondongan muncul belakangan ini karena infeksi virus yang mudah menular," ungkap Aisya saat diwawancarai oleh Kompas.com.
Baca juga: Tips Menjaga Kulit Tetap Lembab di Cuaca Panas
Gejala umum gondongan pada anak termasuk pembengkakan pada pipi dan rahang, yang membuat area wajah tampak lebih besar dari biasanya.
Selain itu, gondongan juga menyebabkan rasa nyeri, demam, dan hilangnya nafsu makan.
Orangtua perlu waspada jika anak menunjukkan gejala ini, karena besar kemungkinan mereka terinfeksi virus mumps.
Baca juga: Pesan Penting Dokter Otto Bagi Masyarakat Toraja di Hari Kesehatan Mental Sedunia
Namun, Aisya menekankan bahwa gondongan umumnya merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus
"Karena ini infeksi virus, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan khusus," jelasnya.
Untuk membantu proses penyembuhan, anak perlu diberi waktu istirahat dan dibebaskan sementara dari kegiatan sekolah dan bermain.
Baca juga: Psikolog: Jangan Sepelekan Orang yang Sedang Sedih
Pada lima hari pertama sejak munculnya gejala, anak biasanya akan merasa lemah dan lelah.
Selain itu, penting untuk memastikan anak mendapat cukup cairan agar terhindar dari dehidrasi, terutama karena rasa sakit pada pipi dan rahang dapat mengurangi nafsu makan dan minum.
Orangtua juga bisa membantu meredakan nyeri dengan mengompres area bengkak pada wajah dan leher menggunakan air dingin, serta memberikan obat pereda nyeri jika diperlukan.
Baca juga: Kopi Hitam Bisa Jadi Alternatif untuk Turunkan Berat Badan
"Bisa juga diberikan selimut hangat karena anak yang gondongan sering mengalami demam atau menggigil," tambah Aisya.
Syifa Mustika, seorang pakar kesehatan lainnya, menjelaskan bahwa gondongan disebabkan oleh infeksi virus mumps, yang termasuk dalam keluarga Paramyxoviridae.
Virus ini sangat mudah menular melalui percikan ludah atau kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.
Virus ini menyerang kelenjar ludah, terutama kelenjar parotis yang terletak di dekat telinga, sehingga menyebabkan pembengkakan di wajah atau leher.
"Ciri paling khas adalah pembengkakan di satu atau kedua sisi wajah, di dekat telinga," jelas Syifa.
Baca juga: Kenali Tanda-tanda Penyakit Ginjal Sudah Akut, Cegah Sebelum Terlambat
Cara Mengatasi Gondongan
Syifa menjelaskan bahwa tidak ada pengobatan khusus untuk gondongan. Namun, gejalanya bisa diredakan dengan beberapa langkah, seperti:
- Memberikan istirahat yang cukup
- Memastikan anak minum banyak air
- Mengompres dingin untuk mengurangi pembengkakan
- Memberikan obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen.
Baca juga: Segudang Manfaat Buah Apel untuk Kesehatan
Untuk pencegahan, vaksinasi MMR (Measles, Mumps, Rubella) merupakan cara terbaik.
Vaksin ini melindungi anak-anak dari gondongan, campak, dan rubela.
Pada beberapa kasus, infeksi virus mumps juga bisa menyebabkan komplikasi serius seperti meningitis (radang selaput otak) atau gangguan pendengaran.
"Gondongan biasanya sembuh dalam beberapa minggu, namun jika ada gejala parah seperti nyeri hebat atau demam tinggi, segera konsultasikan ke dokter," tutup Syifa.
(*)
| Jangan Main HP dan Medsos Sebelum Tidur, Ini Bahaya yang Mengintai |
|
|---|
| Jangan Masukkan Bahan Makanan Ini ke Freezer, Bisa Rusak Tekstur dan Rasa |
|
|---|
| Apakah Orang Dewasa Wajib Rutin Minum Obat Cacing? Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| Kopi Hitam Dinilai Lebih Aman bagi Kesehatan, Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| 5 Kegiatan Harian yang Dapat Menguras Tenaga Tanpa Disadari |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.