Profil Lima Tokoh Sulsel Dipanggil Prabowo, Siap Masuk Kabinet 2024-2029
Prabowo mengatakan tokoh yang dipanggil merupakan calon menteri dan wakil menteri di pemerintahannya kelak bersama Gibran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/06092024_Ust_Nasaruddin_dan-Paus_Fransiskus.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Provinsi Sulawesi Selatan patut berbangga.
Lima tokoh asal Sulsel bakal masuk kabinet Prabowo-Gibran periode 2024-2029.
Mereka telah dipanggil oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto di kediaman pribadi Prabowo untuk wawancara kesiapan menjadi anggota kabinet.
Lima orang tersebut, yakni Andi Amran Sulaiman, Prof KH Nasaruddin Umar, Supratman Andi Agtas, Anis Matta dan Dzulfikar Ahmad Tawalla.
Lima tokoh Sulsel itu datang bergantian dalam dua hari ini, sejak Senin (14/10/2024) hingga Selasa (15/10/2024) sore.
Rinciannya tiga tokoh Sulsel dipanggil Prabowo pada Senin (14/10/2024).
Mereka yakni Andi Amran Sulaiman, Prof KH Nasaruddin Umar, dan Supratman Andi Agtas.
Sehari berselang, Selasa (15/10/2024), dua tokoh asal Sulsel kembali dapat giliran dipanggil Prabowo ke Jalan Kertanegara IV, Kebayoran, Jakarta Selatan.
Keduanya yakni Anis Matta dan Dzulfikar Ahmad Tawalla.
Prabowo mengatakan tokoh yang dipanggil merupakan calon menteri dan wakil menteri di pemerintahannya kelak bersama Gibran Rakabuming Raka.
Berikut profil keenam tokoh Sulsel tersebut.
Andi Amran Sulaiman putra pasangan Andi B. Sulaiman Dahlan Petta Linta dan Andi Nurhadi Petta Bau.
Amran adalah anak ketiga dari dua belas bersaudara.
Ayah Amran adalah seorang tentara.
Kabinet Prabowo-Gibran
Andi Amran Sulaiman
Nasaruddin Umar
Anis Matta
Supratman Andi Atgas
Dzulfikar Ahmad Tawalla
| Mentan Pastikan Stok Beras di Daerah Bencana Sumatra Aman dan Tersalurkan Tepat Waktu |
|
|---|
| Mentan Amran Laporkan 31 Kasus Pungli Bantuan Traktor ke Polisi, Minta Aparat Bertindak Tegas |
|
|---|
| PN Jaksel Batalkan Gugatan Mentan Terhadap Tempo, KAJ Sulsel: Hakim Penyelamat Kebebasan Pers |
|
|---|
| Mentan Amran Sulaiman Minta Isu Harga Pangan Tak Jadi Alat Politik |
|
|---|
| Protes Gugatan Rp200 Miliar Terhadap TEMPO, KAJ Sulsel Unjuk Rasa di Depan AAS Building Milik Mentan |
|
|---|