Begini Perubahan Tarif Pajak Usaha Hiburan Menurut UU Nomor 1 Tahun 2022
Sebelumnya, regulasi mengenai pajak hiburan terdapat dalam UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Gaji-ke-13-PNS.jpg)
Pajak hiburan naik
1. Mandi uap/spa, dari maksimal 35 persen menjadi 40-75 persen.
2. Diskotek, karaoke, kelab malam, dan bar, dari maksimal 75 persen menjadi 40-75 persen.
Baca juga: Begini Cara Cek hingga Pembayaran Pajak Motor dan Mobil secara Online 2024
Pajak hiburan turun:
1. Tontonan film atau bentuk tontonan audio visual lainnya yang dipertontonkan secara langsung di suatu lokasi tertentu, dari maksimal 35 persen menjadi maksimal 10 persen.
2. Pagelaran kesenian, musik, dan tari, dari maksimal 35 persen menjadi maksimal 10 persen.
3. Kontes binaraga, dari maksimal 35 persen menjadi maksimal 10 persen.
4. Pameran, dari maksimal 35 persen menjadi maksimal 10 persen.
5. Pertunjukkan sirkus, akrobat, dan sulap, dari maksimal 35 persen menjadi maksimal 10 persen.
Baca juga: 518 Randis Pemkab Toraja Utara Belum Bayar Pajak, Totalnya Rp 460 Juta
6. Permainan biliar, golf, dan boling, dari maksimal 35 persen menjadi maksimal 10 persen.
7. Pacuan kuda dan perlombaan kendaraan bermotor, dari maksimal 35 persen menjadi maksimal 10 persen.
8. Rekreasi wahana air, wahana ekologi, wahana pendidikan, wahana budaya, wahana salju, wahana permainan, pemancingan, agrowisata, dan kebun binatang, dari maksimal 35 persen menjadi maksimal 10 persen.
9. Panti pijat dan relfeksi, dari maksimal 35 persen menjadi maksimal 10 persen.
10. Hiburan kesenian rakyat/tradisional, dari maksimal 10 persen menjadi tidak dikenakan tarif pajak.
(*)
Pajak Usaha Hiburan
UU Nomor 1 Tahun 2022
Pajak Barang dan Jasa Tertentu
PBJT
pajak
Direktorat Jenderal Pajak
Ditjen Pajak
| Razia di Depan Warkop, Samsat dan Satlantas Polres Tana Toraja Kantongi Rp27 Juta |
|
|---|
| THR ASN Tana Toraja Tersendat, BPKPD: Kesalahan Input OPD Soal Pajak |
|
|---|
| Sejak Pukul 01.00, ASN Antre Aktivasi Coretax DJP di Kantor Pajak Makale, Pemilik Toko Mengeluh |
|
|---|
| 450 ASN Antre Untuk Aktivasi Akun CoreTax DJP, Kantor Pajak Makale Tana Toraja Hanya Layani 150 |
|
|---|
| 8 Ribu Lebih Kendaraan di Tana Toraja Belum Bayar Pajak, Total Tunggakan Capai Rp 5,4 Miliar |
|
|---|