KPU Mengajar Sambangi SMA Kristen Rantepao Toraja Utara
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian mengajarkan pelajar ilmu berdemokrasi dan pemilihan umum atau pemilu.
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/kpu-mengajar-2.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Toraja Utara melaksanakan program pendidikan pemilih pemula bertajuk 'KPU Mengajar' di SMA Kristen Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian mengajarkan pelajar ilmu berdemokrasi dan pemilihan umum atau pemilu.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Semuel Rianto Tappi, menyampaikan bahwa program KPU mengajar yang dilaksanakan di Kabupaten Toraja Utara merupakan inovasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan.
Dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih muda, sekaligus menekan angka golput dan penyebaran hoaks digital di kalangan generasi muda.
Program ini dilaksanakan serentak di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Latar belakang program ini tidak lepas dari evaluasi pelaksanaan Pemilu 2024.
"Salah satu temuan pentingnya, tingginya angka golput di kalangan generasi muda dibandingkan jumlah mereka dalam daftar pemilih," akunya.
Selain itu, maraknya penyebaran hoaks digital yang banyak menyasar generasi muda juga menjadi perhatian serius.
"Generasi muda saat ini sangat dipengaruhi oleh dunia digital, sehingga rentan terhadap informasi yang tidak benar. Karena itu, pendidikan pemilih menjadi sangat penting," ujar pria akrab disapa Tegas ini.
Program ini secara khusus menyasar siswa SMA, SMK, dan sederajat, terutama kelas X, XI, dan XII.
Yang bertujuan untuk memberikan fondasi awal pemahaman tentang demokrasi dan pemilu kepada calon pemilih pemula.
Materi yang diberikan bersifat sederhana dan interaktif, mencakup dasar-dasar demokrasi, asas dan prinsip pemilu, serta pentingnya partisipasi aktif dalam menggunakan hak pilih.
Dalam pelaksanaannya, metode pembelajaran dikemas melalui diskusi ringan dan permainan (games) untuk membangun semangat serta etos berpikir kritis siswa terhadap isu politik dan informasi digital.
Meskipun hingga kini belum ada indikator keberhasilan yang terukur secara kuantitatif, namun respons dari pihak sekolah dinilai sangat positif.
Program ini juga menjadi kelanjutan dari pendampingan pendidikan demokrasi yang sebelumnya dilakukan KPU melalui kegiatan pemilihan ketua OSIS (Pilkatos).
| Pleno PDPB, KPU Toraja Utara Soroti Akurasi Data Pemilih |
|
|---|
| KPU Toraja Utara Tetapkan 191.977 Pemilih pada PDPB Triwulan I 2026 |
|
|---|
| KPU Toraja Utara Tanggapi Putusan MK Soal Penyakit Kronis Masuk Kategori Disabilitas |
|
|---|
| Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu 2024 di Kabupaten Toraja Utara: Antara Regulasi dan Realita |
|
|---|
| 8 Anggota DPRD Toraja Utara Lulusan SMA, Terbanyak S1 |
|
|---|