Jumat, 10 April 2026

Perwira Polres Toraja Utara Terlibat Narkoba, Ini Imbauan Pendeta Yusuf Paliling

Menurutnya, penegakan hukum yang objektif dan transparan menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan publik.

Tayang:
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Perwira Polres Toraja Utara Terlibat Narkoba, Ini Imbauan Pendeta Yusuf Paliling
Tribun Toraja/Zul Fadli
Ketua Badan Pekerja Sinode-Gereja Toraja (BPS-GT), Pdt Yusuf Paliling 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, kian meresahkan masyarakat.

Situasi ini mendapat sorotan serius dari tokoh masyarakat Toraja Utara yang juga Ketua V Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja (BPS-GT), Pdt. Yusuf Paliling.

Ia menyampaikan keprihatinan mendalam, terutama menyusul viralnya isu dugaan keterlibatan oknum aparat dalam jaringan peredaran narkoba.

“Kami sangat prihatin jika benar ada oknum yang justru menjadi bagian dari proses peredaran itu. Aparat seharusnya mengayomi dan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujarnya di halaman Kantor BPS-GT Toraja Utara, Kota Rantepao, Selasa (24/2/2026).

Meski demikian, ia mengapresiasi langkah tegas Polda Sulawesi Selatan dalam mengusut kasus tersebut.

Menurutnya, penegakan hukum yang objektif dan transparan menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan publik.

Ia berharap proses hukum berjalan hingga tuntas agar generasi Toraja dapat terbebas dari ancaman narkoba, demi mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas secara intelektual, moral, dan spiritual menuju visi Indonesia Emas.

Menurutnya, persoalan narkoba bukan lagi sekadar isu hukum, melainkan telah menjadi penyakit sosial yang menggerogoti masa depan generasi muda.

“Kita sangat prihatin dengan penyakit sosial ini, khususnya narkoba, yang terus menggerogoti generasi kita,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan karakter generasi muda harus menjadi prioritas.

Namun upaya tersebut akan sulit tercapai jika ancaman narkoba tidak ditangani secara serius dan kolektif.

Dalam pandangannya, langkah pertama yang harus diperkuat adalah peran keluarga.

Keluarga merupakan fondasi utama dalam menanamkan nilai moral, etika, dan spiritual sejak dini.

“Penguatan keluarga sangat penting sebagai tempat menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan spiritual yang baik,” ujarnya.

Selain itu, edukasi berkelanjutan tentang bahaya narkoba dinilai sangat krusial.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved