Siswa SMAN 2 dan 3 Rantepao Pilih Ketua OSIS Lewat E-Vote
Ketua Panitia SMAN 2 Rantepao, Christopher Rannu Liamata, mengatakan pemilihan berbasis digital ini merupakan pengalaman
Penulis: Lilianti Ariyani Saalino | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/evote-ketua-osis.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 3 Rantepao melaksanakan pemilihan Ketua OSIS Periode 2025/2026, Senin (29/9/2025).
Menariknya, pemilihan menggunakan sistem elektronik voting (e-vote).
Pemilihan berbasis digital ini menjadi terobosan baru bagi kedua sekolah.
Jika sebelumnya siswa menggunakan surat suara untuk mencoblos, kini mereka memberikan hak pilih melalui laptop yang disediakan di bilik suara.
Ketua Panitia SMAN 2 Rantepao, Christopher Rannu Liamata, mengatakan pemilihan berbasis digital ini merupakan pengalaman pertama bagi sekolahnya.
“Tahun ini SMAN 2 Rantepao baru menggunakan sistem ini,” ujarnya.
Ia mengakui ada kendala teknis karena sebagian siswa masih belum terbiasa dengan sistem login.
“Masalahnya ada di siswa, karena ini pertama kali jadi agak lama di bagian login,” tambahnya.
Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di SMAN 2 Rantepao mencapai 1.274 siswa dari kelas 10 hingga 12.
Mereka memilih tiga pasangan calon (paslon) Ketua dan Wakil Ketua OSIS.
Sementara itu, Kepala SMAN 3 Rantepao, Lukas Tandi Badoang, menjelaskan penggunaan e-vote merupakan program dari Dinas Pendidikan Sulsel yang berkolaborasi dengan KPU sebagai bentuk edukasi pemilu sejak dini.
Di SMAN 3 Rantepao, Ketua Panitia Firgilius Lino didampingi Wakil Ketua Panitia Merianty mencatat jumlah DPT sebanyak 730 siswa.
Tiga paslon ikut bersaing dalam pemilihan tersebut.
Namun, panitia sempat menghadapi hambatan teknis, seperti laptop yang lemot dan kesalahan kode akses.
“Ada kendala teknis, misalnya kode yang sudah terpakai, jadi guru harus mengganti kembali,” jelas Merianty.
| 1.276 Siswa SMAN 2 Toraja Utara Terancam Tak Punya Gedung Sekolah |
|
|---|
| Ganti Rugi Lapangan Gembira Rantepao, Bupati Toraja Utara: Kami Masih Negosiasi |
|
|---|
| PN Makale Klarifikasi Isu Eksekusi Lahan SMAN 2 dan Puskesmas Rantepao |
|
|---|
| 263 PPPK Toraja Utara Wajib Tanam 12 Pohon per Orang Sebelum Diberi SK |
|
|---|
| Menikah Lagi Setelah Menduda Dua Tahun, Mengapa Wamenag Dipanggil Romo Padahal Muslim? |
|
|---|