Senin, 13 April 2026

Besok 7 Agustus Ridwan Kamil Jalani Tes DNA Terkait Status Anak Lisa Marlina

Tes DNA ini guna memastikan status ayah biologis anak dari selebgram Lisa Mariana.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Besok 7 Agustus Ridwan Kamil Jalani Tes DNA Terkait Status Anak Lisa Marlina
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
TES NDA - Selebgram Lisa Mariana menghadiri sidang gugatan perdata terhadap mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/5/2025). Kuasa hukum Lisa Mariana menyebut, Ridwan Kamil akan menjalani tes DNA di Bareskrim Polri besok, Kamis (7/8/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Matan Gubernu Jawa Barat, Ridwan Kamil, bersedia menjalani tes DNA terkait anak selebgram Lisa Marlina.

Tes DNA ini menjadi babak baru dalam perjalanan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Ridwan Kamil.

Jadwal tes DNA telah ditentukan, yaitu besok Kamis, 7 Agustus 2025. Tes DNA ini guna memastikan status ayah biologis anak dari Lisa Mariana.

Tes akan dilakukan Bareskrim Polri.

Tes DNA atau tes genetik adalah prosedur medis yang menganalisis materi genetik (DNA) seseorang untuk mengidentifikasi variasi genetik yang dapat memengaruhi kesehatan, hubungan keluarga, dan karakteristik lainnya. 

Tes ini melibatkan pengambilan sampel DNA, biasanya dari air liur atau darah, yang kemudian dianalisis di laboratorium. 

Laporan Ridwan Kamil ke polisi ini merupakan respons atas pengakuan Lisa yang menyebut dirinya memiliki anak hasil hubungan dengan mantan Gubernur Jawa Barat tersebut.

Ridwan Kamil merasa nama baiknya dicemarkan oleh pernyataan Lisa dan menempuh jalur hukum dengan melapor ke Bareskrim.

Tes DNA yang akan dilakukan diharapkan bisa menjadi bukti penting dalam mengurai kebenaran dari polemik tersebut.

Menurut kuasa hukum Lisa Mariana, John Boy Nababan, tes dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB di Bareskrim Polri.

Sebelumnya, lokasi tes sempat direncanakan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

Namun karena alasan tertentu, lokasi pelaksanaan tes akhirnya dipindahkan ke Bareskrim.

“Awalnya kami dapat informasi di RSCM, tapi kemudian diralat jadi di Bareskrim,” ujar John Boy, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (6/8/2025).

Ia menduga perubahan lokasi tes disebabkan kondisi yang terlalu ramai di RSCM.

Meski demikian, John menyatakan kepercayaannya terhadap profesionalisme dan netralitas aparat kepolisian.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved