Senin, 18 Mei 2026

Dua Kali Mangkir, Polisi Jemput Paksa Lisa Mariana Terkait Kasus Video Asusila

Selebgram Lisa Mariana dijemput paksa polisi setelah dua kali mangkir dari panggilan. Polda Jabar memastikan Lisa telah ditetapkan sebagai...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Dua Kali Mangkir, Polisi Jemput Paksa Lisa Mariana Terkait Kasus Video Asusila
Warta Kota/Ramadhan
DIJEMPUT PAKSA - Selebgram Lisa Mariana dijemput paksa polisi setelah dua kali mangkir dari panggilan. Polda Jabar memastikan Lisa telah ditetapkan sebagai tersangka kasus video asusila bersama seorang pria berinisial F. 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Selebgram Lisa Mariana dijemput paksa oleh pihak kepolisian terkait kasus video asusila yang menyeret namanya.

Informasi tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, yang menyebut tindakan itu dilakukan setelah Lisa beberapa kali tidak memenuhi panggilan penyidik.

"Panggilan yang kedua ini disertai dengan upaya paksa," kata Kombes Hendra dalam keterangannya, Kamis (4/12/2025).

 

 

Saat ini Lisa tengah menjalani pemeriksaan di Gedung Direktorat Siber Polda Jabar.

Dalam kesempatan itu, Hendra menegaskan bahwa status Lisa sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya, dilansir dari Antara.

 

Baca juga: Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Dugaan Korupsi Iklan BJB

 

Hendra menjelaskan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan kecukupan unsur pidana terkait perekaman aktivitas asusila.

Meski telah menyandang status tersangka, polisi belum melakukan penahanan terhadap Lisa.

Dalam kasus yang sama, penyidik juga telah menetapkan seorang pria berinisial F sebagai tersangka.

 

Baca juga: Lisa Mariana dan Pria Berinisial F Resmi Jadi Tersangka Kasus Video Asusila

 

Menurut Hendra, hasil gelar perkara menunjukkan bahwa Lisa dan F secara sadar melakukan perekaman adegan asusila tersebut.

“F alias Tato ini pemeran pria. Jadi mereka berdua sadar dan merekam,” ujarnya pada Selasa (11/11).

Terkait kemungkinan adanya video lain yang melibatkan keduanya, Hendra menyebut hal itu masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved