Rabu, 6 Mei 2026

Fakta 24 Bayi Dijual ke Singapura, 6 Berhasil Diselamatkan

6 dari 24 bayi yang dijual ke Singapura berhasil diselamatkan, 5 dari Pontianak 1 dari Tangerang.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Fakta 24 Bayi Dijual ke Singapura, 6 Berhasil Diselamatkan
net
Ilustrasi bayi 

Polda Jabar memastikan bahwa jaringan ini memiliki rencana mengirim bayi ke Singapura. Satu bayi ditemukan di Tangerang dan lima bayi lainnya di Pontianak sebelum diterbangkan.

“Kami juga masih telusuri kemungkinan bayi yang sudah sampai ke Singapura. Koordinasi dengan Interpol sedang dilakukan,” ujar Surawan.

Hingga saat ini, penyidikan masih terus berkembang, dan polisi membuka kemungkinan adanya tersangka baru, termasuk orang tua bayi yang terlibat secara langsung.

Karena itu, kkepolisian masih melakukan pencarian terhadap orang tua dari bayi yang menjadi korban penjualan bayi di Jawa Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Surawan menyebut polisi akan mendalami keterlibatan para orang tua tersebut. 

Menurut Kombes Hendra, para orang tua bayi ini berpeluang menjadi tersangka. 

"Bisa (jadi tersangka), nantinya kita telusuri sampai dengan orang tuanya," kata Kombes Surawan.

Pengakuan Tersangka

Para bayi malang itu kemudian dibawa ke Polda Jabar beserta belasan tersangka yang semuanya perempuan.

Dari pengakuan tersangka SH, bayi-bayi dibawa ke Singapura untuk diadopsi oleh warga negara Singapura

"Keterangan sementara seperti itu. Para bayi itu akan dikirim ke Singapura untuk diadopsi. Namun keterangan itu masih didalami penyidik," katanya.

Surawan menyebut sindikat ini sejak awal sudah memetakan para orang tua yang ingin menjual bayinya. 

Bahkan, ada yang sudah dibeli saat bayi masih di dalam kandungan. 

Dari penjualan anak-anak tak berdosa itu, para ibu kandung bayi mendapat uang antara Rp 11 hingga Rp 16 juta. 

"Ada yang orang tuanya menjual sejak dalam kandungan sehingga sudah dipesan, kemudian dibiayai persalinannya kemudian diambil oleh para pelanggan," jelasnya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved