Rabu, 6 Mei 2026

Fakta 24 Bayi Dijual ke Singapura, 6 Berhasil Diselamatkan

6 dari 24 bayi yang dijual ke Singapura berhasil diselamatkan, 5 dari Pontianak 1 dari Tangerang.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Fakta 24 Bayi Dijual ke Singapura, 6 Berhasil Diselamatkan
net
Ilustrasi bayi 

TRIBUNTORAJA.COM, JABAR - Kasus perdagangan bayi kembali tertungkap. Mirisnya, bayi dipedagangkan lintas negara oleh sindikat.

Kasus ini diungkap Polda Jawa Barat (Jabar) dengan menangkap 12 orang tersangka.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Surawan mengatakan kasus ini terungkap setelah adanya laporan masyarakat terkait penculikan bayi.

Setelah dilakukan penyelidikan, terbongkar adanya sindikat perdagangan bayi.

Mirisnya, sudah ada 24 bayi yang sudah dijual ke negara tetangga Singapura.

"Bayi-bayi tersebut kebanyakan berasal dari daerah Jawa Barat," ucapnya.

12 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, mengatakan, sindikat ini mulai melakukan aksi tidak berperasaan ini sejak 2023 lalu. Masing-masing tersangka memiliiki peran yang berbeda-beda.

Ke-12 tersangka ini sudah merencanakan semuanya dengan matang sehingga aksi mereka bisa berjalan mulus selama 2 tahun beraksi.

"Ada yang berperan sebagai perekrut awal bayi, bahkan sejak masih dalam kandungan, ada juga yang bertugas merawat bayi, menampung, hingga membuat surat-surat identitas palsu seperti akta lahir dan paspor," kata Hendra dalam keterangannya, Selasa (15/7/2025).

"Mereka (tersangka) juga terlibat dalam proses pengiriman bayi yang rencananya akan dikirimkan ke Singapura," jelasnya.

Hendra menyebut pihaknya berhasil menyelamatkan enam bayi. Di mana, lima bayi diamankan dari Pontianak, Kalimantan Barat. 

Sementara satu bayi berhasil diamankan dari kawasan Tangerang.

Enam dari 24 bayi tersebut berhasil diselamatkan saat hendak dikirim ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan di RS Sartika Asih, Bandung, Selasa (15/7/2025). Kini, bayi selamat ini dititipkan ke rumah aman.

Saat ini, Polda Jabar berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Polri untuk melakukan pengembangan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved