Ramai Isu Prostitusi Online di IKN, Kepala Otorita Nusantara Tegaskan Lokasi di Luar Kawasan Inti

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono memastikan isu prostitusi online bukan terjadi di kawasan inti IKN, melainkan di Sepaku. Satpol PP sebut...

Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
Sekretariat Presiden
PROSTITUSI ONLINE - Foto arsip: Basuki Hadimuljono dilantik sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta pada Selasa (5/11/2024) silam. Terkini, Basuki memastikan isu prostitusi online bukan terjadi di kawasan inti IKN, melainkan di Sepaku. Satpol PP sebut sudah tertibkan 64 perempuan diduga pramunikmat. 

TRIBUNTORAJA.COM, NUSANTARA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menanggapi isu maraknya praktik prostitusi di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Basuki memastikan aktivitas prostitusi tersebut bukan terjadi di kawasan inti IKN, melainkan di wilayah Sepaku yang berjarak sekitar 3 kilometer dari pusat pembangunan.

“Kalau di IKN-nya enggak, itu di daerah Sepaku,” ujar Basuki saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025), dikutip dari Kompas.com.

 

 

Ia mengungkapkan, praktik prostitusi itu sempat terdeteksi pada Bulan Ramadan lalu, tetapi telah ditertibkan melalui operasi gabungan sejumlah pihak, termasuk Satpol PP, kepolisian, dan Deputi Pengendalian Pembangunan OIKN.

“Ada 8 warung yang kami selesaikan waktu itu,” ungkap Basuki.

Meski begitu, ia tidak menampik kemungkinan praktik prostitusi berpindah lokasi.

 

Baca juga: Satpol PP Ungkap Praktik Prostitusi Online di IKN, Pelaku: Pelanggannya Dermawan dan Tak Tawar Harga

 

Otorita Nusantara, katanya, akan terus melakukan operasi bersama tim terpadu jika ditemukan pelanggaran serupa.

“Oh iya, oh iya,” jawab Basuki ketika ditanya apakah warung-warung yang terindikasi prostitusi sudah ditertibkan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara, Bagenda Ali, mengonfirmasi pihaknya telah menertibkan puluhan perempuan yang diduga sebagai pramunikmat di sekitar wilayah IKN hingga Juni 2025.

 

Baca juga: Resmob Polres Toraja Utara Bongkar Prostitusi Online Tarif Rp300 Ribu  

 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved