Paparan Layar Gadget Berlebihan Bisa Picu Digital Eye Strain, Apa Itu?
Terlalu lama menatap layar tanpa istirahat dapat menyebabkan gangguan kesehatan mata, yang dikenal sebagai digital eye strain atau sindrom...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-sindrom-digital-eye-strain-sakit-mata-pusing-gadget-laptop-2332025.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Penggunaan perangkat digital seperti ponsel, laptop, dan tablet kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Namun, terlalu lama menatap layar tanpa istirahat dapat menyebabkan gangguan kesehatan mata, yang dikenal sebagai digital eye strain atau sindrom kelelahan mata akibat perangkat digital.
Ketua Umum Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Pusat, Mozes Wambrauw Simbiak, menjelaskan bahwa kondisi ini ditandai dengan berbagai keluhan, seperti mata kering, penglihatan kabur, sakit kepala, serta ketegangan pada mata.
"Keluhan yang paling umum terjadi adalah mata kering, penglihatan menjadi buram, sakit kepala, serta ketegangan pada mata. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya frekuensi berkedip saat terlalu lama menatap layar," ujar Mozes, dikutip dari laman resmi Pafigresikbaru.org.
Penyebab Kelelahan Mata Akibat Layar Gadget
Beberapa faktor yang memperparah gangguan mata akibat paparan layar digital, antara lain:
- Durasi menatap layar terlalu lama tanpa jeda istirahat
- Kecerahan layar yang tidak sesuai dengan pencahayaan ruangan
- Posisi duduk yang tidak ergonomis saat menggunakan gadget
- Frekuensi berkedip yang menurun, menyebabkan mata lebih mudah kering dan teriritasi
Baca juga: Serupa Tapi Tak Sama: Ini Bedanya Psoriasis dan Ketombe
Tips Menjaga Kesehatan Mata dari Paparan Layar Gadget
Untuk mengurangi risiko digital eye strain, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. Terapkan Aturan 20-20-20
- Setiap 20 menit menggunakan gadget, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat objek yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter).
2. Atur Pencahayaan dengan Tepat
- Sesuaikan tingkat kecerahan layar agar tidak terlalu terang atau redup
- Hindari perbedaan kontras yang mencolok antara layar dan pencahayaan sekitar
- Aktifkan fitur filter blue light atau mode malam untuk mengurangi paparan cahaya biru
Baca juga: Program Rujuk Balik BPJS Kesehatan Membantu Peserta Penyakit Kronis
| Parang Toraja Buatan Markus So Langi Bernilai Seni, Harganya Rp8 Juta |
|
|---|
| Sepatu dan Baju Saya dari Keringat Buruh |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, Dishub Tana Toraja Kurangi Pergerakan |
|
|---|
| Lewat Stakeholder’s Day 2026, KPPN Makale Dorong Transaksi Non-Tunai |
|
|---|
| Permudah Akses Penyandang Disabilitas, Disnaker Tana Toraja Pindah Kantor |
|
|---|