Ahli Gizi: Makan Bergizi Gratis Harus Penuhi Proporsi Protein dan Mineral
Rita juga menyarankan agar makanan pokok dalam program MBG tidak harus berupa nasi.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/16082024_SMAN_3_Tana_Toraja.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Ahli Gizi Rita Ramayulis menekankan pentingnya memastikan proporsi protein dan mineral dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang resmi dimulai serentak di seluruh Indonesia pada Senin (6/1/2025).
“Untuk pencegahan stunting dan peningkatan status gizi, zat yang perlu menjadi prioritas adalah protein dan mineral. Kekurangan kedua zat ini masih menjadi tantangan besar di Indonesia,” ujar Rita dalam acara Sapa Indonesia Pagi di KompasTV, Senin (6/1/2024).
Menurutnya, kualitas makanan tidak hanya bergantung pada keberagamannya, tetapi juga pada pemenuhan proporsi protein dan mineral.
“Protein yang dimaksud meliputi lauk pauk hewani dan nabati, yang proporsinya harus terlihat jelas dalam satu hidangan makan siang. Mineral, di sisi lain, dapat diperoleh dari sayur dan buah. Oleh karena itu, sajian MBG harus mencakup ragam protein, sayur, dan buah,” jelas Rita.
Rita juga menyarankan agar makanan pokok dalam program MBG tidak harus berupa nasi.
Sebagai alternatif, pangan lokal di setiap daerah dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan program ini.
Baca juga: Dukung Program Makan Siang Bergizi, Dandim Tana Toraja Imbau Warga Beternak dan Bertani
“Makanan pokok tidak selalu harus nasi. Pangan lokal di daerah dapat dimanfaatkan karena gizinya setara dengan pangan lainnya. Keunggulannya adalah akses yang mudah dan biaya yang lebih rendah,” katanya.
Ia menambahkan, pemanfaatan pangan lokal juga membantu menekan anggaran tanpa mengorbankan kualitas gizi makanan.
“Kita berharap program ini dapat mengoptimalkan pangan lokal yang memiliki gizi baik dan harga terjangkau, sehingga anggaran yang tersedia bisa dimaksimalkan untuk memberikan makanan bergizi gratis dengan kualitas yang memadai,” tutup Rita.
(*)
| SPPG Tengan Segera Beroperasi, MBG di Tana Toraja Bertambah 1.500 Porsi |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2026 |
|
|---|
| Kepsek SDN 2 Rantepao: Gara-gara MBG, Perkembangan Fisik Siswa Lebih Bagus |
|
|---|
| 7.285 Peserta PBI JKN di Toraja Utara Dinonaktifkan, Ini Alasannya |
|
|---|
| Pemkab Tana Toraja Raih Penghargaan Universal Health Coverage Award 2026 |
|
|---|