Kamis, 9 April 2026

Kepsek SDN 2 Rantepao: Gara-gara MBG, Perkembangan Fisik Siswa Lebih Bagus

pihak sekolah sebenarnya sudah mewajibkan siswa membawa bekal dari rumah untuk menghindari kebiasaan jajan sembarangan.

Tayang:
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Kepsek SDN 2 Rantepao: Gara-gara MBG, Perkembangan Fisik Siswa Lebih Bagus
Tribun Toraja/Zul Fadli
MAKAN BERGIZI - Siswa SDN 2 Rantepao membawa ompreng MBG di sekolahnya, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Singki, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Jumat (27/2/2026). 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak nyata bagi siswa SDN 2 Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Kepala SDN 2 Rantepao, Nety Ringan, menilai program tersebut tepat sasaran karena bukan hanya membantu pemenuhan gizi, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan fisik anak.

Menurut Nety, sekolahnya menjadi salah satu penerima awal MBG di Toraja Utara.

Sejak menerima MBG pada awal Februari 2025, pertumbuhan siswa menunjukkan perubahan positif.

“Perkembangan fisik anak-anak lumayan bagus. Tinggi badan mereka terlihat lebih cepat bertambah,” ujarnya, Jumat (27/2/2026)

Sebelum MBG berjalan, pihak sekolah sebenarnya sudah mewajibkan siswa membawa bekal dari rumah untuk menghindari kebiasaan jajan sembarangan.

Namun, kehadiran MBG dinilai semakin membantu, terutama bagi orang tua.

Banyak wali murid mengaku bersyukur karena tidak lagi kerepotan menyiapkan bekal setiap pagi, sekaligus memastikan anak tidak terlalu sering membeli jajanan di luar.

Tak hanya fokus pada gizi, SDN 2 Rantepao juga memanfaatkan MBG sebagai sarana pembinaan karakter.

Pendistribusian makanan dilakukan terpusat di dapur sekolah.

Siswa mengambil makanan sendiri dengan budaya antre, lalu mengembalikan ompreng secara mandiri tanpa boleh diwakilkan.

“Kami ingin tanamkan budaya sabar, tanggung jawab, dan mandiri,” jelas Nety.

Sebanyak tujuh guru bertugas secara bergiliran mengatur distribusi makanan setiap hari.

Sistem ini dinilai efektif karena tidak pernah terjadi kehilangan tempat makan dan sisa makanan dapat terpantau dengan baik.

Saat ini, SDN 2 Rantepao memiliki 702 siswa yang terbagi dalam dua sesi belajar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved