Minggu, 3 Mei 2026

Menkominfo Sebut 4 Juta Penduduk Indonesia Terlibat Judi Online

Tidak hanya orang dewasa, judi online juga mulai menyentuh anak-anak. Data dari PPATK tahun 2024 mengungkapkan bahwa sekitar 197.054 anak Indonesia...

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Menkominfo Sebut 4 Juta Penduduk Indonesia Terlibat Judi Online
Kompas.com
Ilustrasi Judi Online 

TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, mengungkapkan bahwa sekitar 4 juta penduduk Indonesia terlibat dalam aktivitas judi online.

Sebagian besar dari mereka berada pada rentang usia produktif, yakni 30 hingga 50 tahun.

Tingginya jumlah ini dianggap sebagai ancaman serius bagi kondisi sosial dan ekonomi negara.

 

 

"Perkembangan judi online yang pesat menjadi ancaman bagi Indonesia. Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan bahwa transaksi judi online pada kuartal pertama tahun 2024 telah mencapai Rp600 triliun," ujar Budi Arie saat menghadiri acara sarasehan bersama Kadin Indonesia di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2024), dikutip dari Kompas.com.

"Jumlah penduduk yang terlibat judi online sudah mencapai 4 juta orang, dan sebagian besar berada di kelompok usia 30-50 tahun," tambahnya.

Budi Arie juga menekankan pentingnya mendorong masyarakat untuk beralih dari judi online ke aktivitas yang lebih produktif, seperti berjualan online, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

 

Baca juga: Kuartal Pertama 2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Mencapai Rp100 Triliun

 

"Daripada berjudi online, lebih baik jualan online. Ini motivasi untuk UMKM. Para penjudi online mendingan beralih ke bisnis yang lebih bermanfaat," ujarnya.

Presiden terpilih, Prabowo Subianto, sebelumnya juga menyoroti masalah judi online dalam rapat kabinet pada September lalu, menyebutnya sebagai tantangan besar yang perlu segera diatasi karena dampaknya yang luas bagi masyarakat.

Budi Arie mengungkapkan bahwa pasar judi online global diperkirakan akan mencapai pendapatan sebesar 205 miliar dolar AS per tahun, dengan Asia Pasifik menyumbang 37 persen dari total pendapatan industri tersebut pada periode 2022-2026.

 

Baca juga: Bendahara BKAD Toraja Utara Korupsi Rp 750 Juta untuk Main Judi Online

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved