Rabu, 15 April 2026

Presiden Korea Selatan Ultimatum Korea Utara Soal Nuklir

Untuk menghadapi ancaman tersebut, Yoon berjanji akan memperkuat militer Korea Selatan serta memperdalam kerja sama dengan Amerika Serikat dan Jepang.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Presiden Korea Selatan Ultimatum Korea Utara Soal Nuklir
reuters/dailymail.co.uk
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. 

Untuk menghadapi ancaman tersebut, Yoon berjanji akan memperkuat militer Korea Selatan serta memperdalam kerja sama dengan Amerika Serikat dan Jepang.

"Sejarah menunjukkan bahwa cara terbaik untuk menjaga perdamaian adalah dengan membangun kekuatan yang cukup sehingga musuh tidak berani menantang kita," ujarnya.

Salah satu fokus dari peringatan tersebut adalah pembentukan Komando Strategis baru, yang bertujuan untuk menggabungkan kekuatan militer konvensional Korea Selatan dengan daya gentar dari Amerika Serikat, termasuk kapabilitas nuklir.

 

Baca juga: Carikan Pekerjaan untuk Mantu, Eks Presien Korea Selatan Moon Jae In Jadi Tersangka Kasus Suap

 

"Komando Strategis ini akan menjadi unit utama dalam melindungi bangsa dan rakyat kita dari ancaman nuklir serta senjata pemusnah massal Korea Utara," tambah Yoon.

Dalam upacara tersebut, 5.000 tentara dan 340 unit peralatan militer, termasuk rudal Hyunmoo, howitzer otomatis K9, serta robot berkaki empat, ikut dipamerkan.

 

Baca juga: Korea Utara Gunakan Peretas untuk Curi Rahasia Nuklir, AS dan Inggris Panik

 

Rudal Hyunmoo-5, yang dikenal mampu membawa hulu ledak seberat 8-9 ton untuk menghancurkan bunker bawah tanah, menjadi salah satu sorotan utama.

Sebagai bagian dari peringatan, parade militer juga akan berlangsung di pusat kota Seoul, menandai tahun kedua berturut-turut acara ini digelar di ibu kota.

(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved