Senin, 13 April 2026

Presiden Korea Selatan Ultimatum Korea Utara Soal Nuklir

Untuk menghadapi ancaman tersebut, Yoon berjanji akan memperkuat militer Korea Selatan serta memperdalam kerja sama dengan Amerika Serikat dan Jepang.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Presiden Korea Selatan Ultimatum Korea Utara Soal Nuklir
reuters/dailymail.co.uk
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. 

TRIBUNTORAJA.COM, SEOUL – Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol memberikan peringatan keras kepada Korea Utara terkait ancaman penggunaan senjata nuklir.

Yoon menegaskan, jika Korea Utara tetap nekat menggunakan senjata nuklir, mereka akan menghadapi kehancuran rezimnya.

Pernyataan tegas ini disampaikan Yoon dalam pidatonya saat memperingati Hari Angkatan Bersenjata ke-76 yang diadakan pada Selasa (1/10/2024) di Pangkalan Udara Seoul, Seongnam.

 

 

"Militer kami akan memberikan respons langsung terhadap provokasi Korea Utara, berdasarkan kemampuan tempur yang kuat dan kesiapsiagaan yang solid. Jika Korea Utara mencoba menggunakan senjata nuklir, militer kita dan aliansi Korea Selatan-Amerika Serikat akan merespons dengan tegas. Itu akan menjadi akhir dari rezim Korea Utara," ujar Yoon, dikutip dari Yonhap.

Ultimatum ini muncul di tengah meningkatnya ancaman nuklir dari Korea Utara, yang bulan lalu secara terbuka memperlihatkan fasilitas pengayaan uraniumnya.

Yoon juga mengkritik keras rezim Kim Jong-un yang terus memprovokasi sambil mengabaikan kesejahteraan rakyat Korea Utara.

 

Baca juga: Nenek 80 Tahun Jadi Finalis Miss Universe Korea Selatan

 

Ia mengecam tindakan provokatif Korea Utara, termasuk peluncuran balon sampah, gangguan GPS, hingga klaim "dua negara bermusuhan" yang semakin memperburuk situasi di Semenanjung Korea.

Menurut Yoon, langkah-langkah Korea Utara ini menandakan bahwa mereka semakin menjauh dari kemungkinan reunifikasi.

"Mereka kini bahkan menutup pintu terhadap reunifikasi dan hidup dalam ilusi bahwa senjata nuklir dapat melindungi mereka. Namun, perdamaian semu yang didasarkan pada niat baik musuh hanyalah fatamorgana," tegas Yoon.

 

Baca juga: Warga Korea Utara Tewas Dipukuli Polisi karena Memungut Jagung yang Terjatuh

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved