Senin, 20 April 2026

Warga Korea Utara Tewas Dipukuli Polisi karena Memungut Jagung yang Terjatuh

Kejadian ini memicu kemarahan warga setempat dan memperlihatkan betapa parahnya kondisi kelaparan di beberapa wilayah negara tersebut.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Warga Korea Utara Tewas Dipukuli Polisi karena Memungut Jagung yang Terjatuh
SkyNews
Monumen reunifikasi di Pyongyang, Korea Utara. 

TRIBUNTORAJA.COM – Seorang pria di Korea Utara meninggal dunia setelah dipukuli polisi karena memungut bulir jagung yang jatuh di ladang.

Kejadian ini memicu kemarahan warga setempat dan memperlihatkan betapa parahnya kondisi kelaparan di beberapa wilayah negara tersebut.

Menurut laporan Daily NK pada Kamis (26/9/2024), insiden tragis itu terjadi pada Minggu (15/9/2024) di Provinsi Hamgyong Utara.

 

 

Korban merupakan pria berusia 40 tahun yang bekerja di tambang Musan. 

Korban, yang memiliki lima anggota keluarga untuk diberi makan, tidak mendapatkan jatah makanan tetap dari tempat kerjanya, sementara penghasilan istrinya dari menjual sayuran tidak mencukupi untuk kebutuhan keluarga. 

Setiap kali libur kerja, korban biasa pergi ke bukit untuk mengumpulkan kayu bakar sebagai penghasilan tambahan.

 

Baca juga: Korea Utara Gunakan Peretas untuk Curi Rahasia Nuklir, AS dan Inggris Panik

 

Karena area sekitar rumahnya tidak lagi memiliki banyak pepohonan, ia harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk mengumpulkan kayu.

Dalam perjalanan pulang, ia melewati ladang jagung yang telah dipanen dan melihat bulir-bulir jagung yang jatuh di tanah.

Ia pun berhenti dan mulai memungut jagung tersebut.

 

Baca juga: Korea Utara Tembak Mati 30 Remaja Karena Ketahuan Nonton Drakor

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved