Banjir dan Longsor Akibat Topan Yagi di Myanmar Tewaskan 500 Orang
Penghitungan korban berlangsung lambat karena adanya kendala komunikasi dengan daerah-daerah yang terdampak.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/topan-yagi-banjir-tanah-longsor-myanmar-1892024.jpg)
Hujan deras yang disebabkan oleh topan dan musim monsun mengakibatkan banjir parah di wilayah-wilayah seperti Mandalay, Magway, Bago, Delta Ayeyarwaddy, serta negara bagian Shan, Kayah, Kayin, dan Mon, termasuk ibu kota Naypyidaw.
Sementara itu, beberapa daerah yang terendam banjir mulai mengalami penurunan ketinggian air, tetapi kawasan Shan dan Kayah masih berada dalam kondisi kritis.
Menurut laporan Myanma Alinn , lebih dari 160.000 rumah rusak, dan 438 kamp penampungan darurat dibuka untuk menampung lebih dari 160.000 korban.
Baca juga: Cuaca Ekstrim di Sidrap, 1104 Rumah Terendam Banjir, 12 Titik Longsor, 14 Warga Mengungsi
Pemerintah militer menyatakan bahwa hampir 240.000 orang telah mengungsi.
Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada 117 kantor pemerintahan, 1.040 sekolah, 386 tempat ibadah, serta berbagai infrastruktur seperti jalan, jembatan, menara listrik, dan telekomunikasi di 56 kecamatan.
Selain itu, sekitar 130.000 hewan ternak mati, dan lebih dari 259.000 hektar lahan pertanian rusak akibat banjir.
Baca juga: Banjir Kembali Rendam Larompong Luwu Sulsel, 95 Rumah Warga Terdampak
Badan kemanusiaan PBB menyebutkan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan, air bersih, obat-obatan, pakaian, perlengkapan dasar, dan tempat tinggal.
Namun, upaya bantuan terhambat oleh jalan yang terblokir, jembatan yang rusak, serta konflik bersenjata yang masih berlangsung.
Jenderal Senior Soe Win, anggota kedua dewan militer Myanmar, mengungkapkan bahwa bantuan dari negara-negara asing sudah mulai berdatangan, termasuk bantuan dari ASEAN yang akan segera tiba.
Baca juga: Banjir di Kabere Enrekang Sulsel, Jalan Poros ke Pinrang-Enrekang Terputus Total
| Dua Tahun Dicueki Pemkab Tana Toraja, Warga Marinding Gotong Royong Bersihkan Longsoran |
|
|---|
| Dua Tahun Puskesmas Ma’dong Toraja Utara Dibayangi Ancaman Longsor |
|
|---|
| Tinjau Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Terpencil, Bupati Toraja Utara Soroti Sisa Longsoran |
|
|---|
| Latihan Tempur di Cisarua, 23 Marinir Tertimbun Longsor, 4 Ditemukan Meninggal |
|
|---|
| Longsor di Lembang Marinding Tana Toraja, Satu Rumah Rusak Berat |
|
|---|