Rabu, 15 April 2026

Dua Tahun Puskesmas Ma’dong Toraja Utara Dibayangi Ancaman Longsor

Mereka khawatir longsor sewaktu-waktu bisa terjadi dan mengancam aktivitas pelayanan kesehatan

Tayang:
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Dua Tahun Puskesmas Ma’dong Toraja Utara Dibayangi Ancaman Longsor
Tribun Toraja/Zul Fadli
ANCAMAN LONGSOR - Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong didampingi Kepala Puskesmas Ma'dong, Selvin Datu Linggi', meninjau talud puskesmas yang roboh, akhir pekan lalu. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Di tengah hamparan pegunungan yang indah di Lembang (Desa) Ma’dong, Kecamatan Dende Piongan Napo (Denpina), Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, berdiri Puskesmas Ma'dong yang menjadi tumpuan layanan kesehatan masyarakat desa dengan empat dusun itu. 

Namun di balik ketenangan alamnya, fasilitas kesehatan itu menyimpan kekhawatiran yang telah berlangsung hampir dua tahun.

Talud penahan tanah di area Puskesmas Ma’dong roboh dan hingga kini belum diperbaiki.

Material talud terlihat runtuh, menyisakan tanah yang rawan longsor, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Bagi warga sekitar, kondisi ini bukan sekadar kerusakan bangunan.

Mereka khawatir longsor sewaktu-waktu bisa terjadi dan mengancam aktivitas pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut.

Kepala Puskesmas Ma’dong, Selvin Datu Linggi’, mengatakan kerusakan talud tersebut sudah berlangsung cukup lama.

“Talud ini sudah hampir dua tahun roboh,” ujarnya, akhir pekan lalu.

Kondisi itu mendapat perhatian dari Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong.

Dedi, sapaan Frederik, bahkan telah meninjau langsung kondisi talud Puskesmas Ma'dong.

Ia mengakui adanya kerusakan talud di halaman puskesmas tersebut dan menilai perbaikan harus segera dilakukan.

“Memang ada talud yang longsor di halaman Puskesmas Ma’dong dan tentu itu harus segera diperbaiki,” katanya.

Menurutnya, kerusakan yang dibiarkan terlalu lama berpotensi menimbulkan risiko yang lebih besar, apalagi lokasi puskesmas berada di kawasan perbukitan.

“Apalagi menurut kepala puskesmas, kejadian ini sudah hampir dua tahun. Jadi harus segera diperbaiki,” ungkapnya.

Lembang Ma’dong sendiri berada di kawasan pegunungan Toraja Utara, sekitar 20 kilometer dari Rantepao, ibu kota kabupaten. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved