Sabtu, 9 Mei 2026

Banjir Kembali Rendam Larompong Luwu Sulsel, 95 Rumah Warga Terdampak

Ketinggian air bervariasi antara 50-95 centimeter dan juga menyebabkan kemacaten di jalan Trans Sulawesi hingga pagi ini.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Banjir Kembali Rendam Larompong Luwu Sulsel, 95 Rumah Warga Terdampak
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH SAUKI MAULANA
Banjir kembali melanda Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu (7/8/2024) akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak kemarin. Terlihat Banjir rendam pemukiman warga di Lingkungan Cappie. 

TRIBUNTORAJA.COM, BELOPA - Sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Kembali direndam banjir, Rabu (7/8/2024) pagi.

Daerah yang parah terlihat di Kecamatan Larompong.

Dalam tiga bulan terkahir ini, Kecamatan Larompong telah beberapa kali dilanda banjir.

Banjir ini diakibatkan hujan yang turun terus menerus sejak Selasa (7/8/2024) hingga Rabu pagi.

Hal ini dibenarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu, Andi Baso Tenriesa.

"Hujan dengan intensitas lebat sejak pukul 19.30 Wita malam di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Luwu. Akhirnya menyebabkan tingginya debit air di beberapa sungai dan meluap ke pemukiman warga di beberapa desa," katanya.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan air sungai di Kecamatan Larompong meluap hingga pemukiman warga.

Air banjir berwarna kecoklatan bercampur dengan material lumpur.

Ketinggian air bervariasi mulai betis orang dewasa.

"Kalau ketinggian air bervariasi 50-95 centimeter. Banjir ini juga menyebabkan kemacaten di jalan Trans Sulawesi hingga pagi ini," ungkap Andi Baso.

Diperkirakan, air sungai mulai meluap semalam sekitar pukul 23.00 Wita Selasa malam kemarin.

Pantauan Tribunluwu.com, sejumlah desa terdampak banjir di Kecamatan Larompong.

Diantaranya Kelurahan Larompong, Desa Riwang, Rantebelu, dan Buntu Matabing.

Warga Edwin Yogi (26) mengaku, hujan mulai mengguyur dari Selasa (6/8/2024) sore hingga subuh dini hari.

"Dari kemarin sore hujan. Sampai jelang subuh tadi baru berhenti. Kadang deras airnya kadang gerimis," bebernya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved