Jumat, 22 Mei 2026

Kesehatan

Waspada, Kolesterol Tinggi Dapat Mengancam Anak-anak

Dalam banyak kasus, anak-anak dengan kolesterol tinggi memiliki orang tua yang juga mengalami kondisi serupa.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Waspada, Kolesterol Tinggi Dapat Mengancam Anak-anak
ist
Ilustrasi. 

TRIBUNTORAJA.COM - Banyak orang baru menyadari pentingnya memantau kadar kolesterol ketika sudah dewasa, padahal kolesterol tinggi juga bisa dialami oleh anak-anak.

Kondisi ini bahkan bisa berdampak negatif dalam jangka panjang jika tidak ditangani.

Terdapat tiga faktor utama yang mempengaruhi kadar kolesterol pada anak-anak, yaitu faktor genetik, pola makan, dan obesitas.

 

 

Dalam banyak kasus, anak-anak dengan kolesterol tinggi memiliki orang tua yang juga mengalami kondisi serupa.

Menurut laporan dari Medical News Today, penelitian terbaru menunjukkan bahwa anak dengan kolesterol tinggi memiliki risiko lebih besar terkena aterosklerosis, yaitu penyempitan pembuluh darah akibat plak yang bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke di kemudian hari.

Ziad Mallat PhD, seorang ahli jantung dan pembuluh darah, menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk memahami apakah durasi dan intensitas paparan kolesterol mempengaruhi risiko penyakit jantung.

 

Baca juga: 7 Buah Penurun Kolesterol dan Tekanan Darah Tinggi saat Perayaan Idul Adha

 

“Misalnya, jika seseorang terpapar kolesterol selama durasi yang sama, tetapi dimulai pada usia 30 tahun atau lebih muda. Kami ingin mengetahui apakah itu akan memengaruhi risiko penyakit di masa mendatang,” kata Mallat.

Mallat menegaskan bahwa setiap orang terpapar kolesterol sepanjang hidupnya, dan risiko penyakit jantung akan lebih tinggi jika kadar kolesterol sudah meningkat sejak usia muda.

Kolesterol, yang merupakan sejenis lemak dalam darah, bisa mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah jika terakumulasi.

 

Baca juga: Daftar Minuman yang Mampu Jaga Kadar Kolesterol Tetap Normal

 

Penelitian juga menemukan bahwa pola makan ala Barat yang kaya lemak sejak dini dapat menyebabkan pembentukan plak yang lebih cepat dibandingkan pola makan tidak sehat yang dimulai kemudian.

Pola makan buruk dan makanan olahan yang marak saat ini semakin meningkatkan risiko kolesterol tinggi pada anak-anak.

Jayne Morgan, seorang ahli jantung yang tidak terlibat dalam penelitian, menjelaskan bahwa anak-anak dengan kolesterol tinggi berada pada risiko yang signifikan.

 

Baca juga: Pola Hidup Sehat Turunkan Kolesterol, Ini Tipsnya

 

"Kami sering menemukan tanda-tanda awal penumpukan lemak di pembuluh darah aorta anak-anak di negara-negara Barat melalui autopsi, bahkan pada usia yang sangat muda," ujarnya.

Pola makan tinggi lemak jenuh dan makanan olahan akan mengurangi jumlah reseptor LDL di hati, yang seharusnya berfungsi untuk membersihkan kolesterol dari darah.

Akibatnya, kadar kolesterol jahat meningkat dalam tubuh.

 

Baca juga: Waspada! Ini Gejala Kolesterol Tinggi yang Wajib Anda Ketahui

 

Penanganan Kolesterol Tinggi pada Anak 

Cara paling efektif untuk menurunkan kolesterol tinggi pada anak-anak adalah dengan memperbaiki pola makan dan menerapkan program olahraga yang melibatkan seluruh anggota keluarga.

Anak-anak disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti lemak daging, minyak, dan santan.

American Academy of Pediatrics telah mengeluarkan panduan untuk menangani kolesterol tinggi pada anak.

 

Baca juga: Ini Dia Manfaat Air Rebusan Daun Salam, Bisa Turunkan Asam Urat hingga Kolesterol

 

Jika perubahan pola makan dan olahraga tidak memberikan hasil, pemberian obat penurun kolesterol bisa dipertimbangkan.

Obat ini dianjurkan bagi anak berusia di atas 8 tahun yang juga memiliki kondisi kesehatan lain, seperti diabetes, hipertensi, atau obesitas.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved