Setelah Sidrap, Ular Piton Kembali Telan Manusia di Luwu, Korbannya Juga Emak-emak
Suami korban, Adiansyah, menuturkan, pagi itu istrinya pamit hendak ke rumah kakaknya yang berada di pinggir jalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Warga-Dusun-3r.jpg)
Walaupun akan tetap sakit, tapi cara itu bisa membuat tenggorokan tak langsung kehabisan nafas.
"Jadi tenggorokannya bisa suplai walaupun tetap kaya tadi sakit," jelasnya.
Kemudian, untuk melepaskan lilitas perlu dibantu minimal oleh dua orang.
Kedua orang itulah yang bisa melepaskan lilitan ular piton pada tubuh korban.
Perlu diingat, lepaskan lilitan itu secara bersamaan.
"Harus dibantu sama orang minimal dua orang agar mudah ngelepasin, tapi kalau enggak dibantu setengah mati," kata Panji Petualang.
Lilitan ular piton itu bisa mengakibatkan kehabisan napas.
Hal itu pula yang menyebabkan manusia bisa kehilangan nyawa ketika dililit ular piton.
Menurut Panji Petualang, rentang waktu gagal bernapas saat dililit ular piton paling lama sekitar tiga menit.
Waktu tersebut lebih cepat daripada dampak kehilangan napas saat digigit ular kobra.
"Jarak untuk gagal napas itu lebih cepat daripada digigit ular kobra. Jadi kita bakal kesendat enggak bisa napas dalam jarak sekitar tiga menit," ujarnya.
Dalam satu menit saja, kata Panji Petualang, sudah kesulitan bernafas saat dililit ular piton.
Hal itu dirasakannya saat bereksperimen melilitkan ular piton liar di lehernya.
"Barusan itu cuma satu menit saya dililit rasanya kaya sakitnya di (leher) itu rasanya enggak bisa dirasain," kata Panji Petualang.
Setelah piton berhasil membunuh mangsanya dengan cara melilit, barulah ular menelan utuh mangsanya tersebut.
Melawan Seorang Diri
Ular piton biasanya menyergap saat manusia sedang sendirian, maka cara melepaskan diri dari lilitan piton dengan cepat tanpa bantuan orang lain adalah melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam.
Karena itu setiap orang disarankan membawa senjata tajam, minimal pisau saat berjalan sendiri di kebun atau hutan.
Saat anda telah dililit ular piton, jangan panik, segera raih pisau yang anda bawa dan tusuk tubuh ular piton.
Sebaiknya di bagian perut, kemudian tarik sekuat mungkin hingga perut ular terbelah.
Anda harus melakukannya dengan cepat dan kuat saat menusuk dan merobek perut ular, apalagi jika lilitannya sudah kencang.
Jika anda berhasil menusuk dan merobek tubuh ular tersebut, maka kemungkinan besar ular tersebut akan melepaskan lilitannya dan pergi menjauhi anda.
Andai anda tidak membawa senjata tajam, tetap lakukan perlawanan dengan meraih apapun benda disekitarmu. Misalnya, kayu atau batu.
Gunakan benda-benda itu untuk memukul piton, usahakan di bagian kepala atau mata piton agar dia kesakitan dan melepaskan lilitannya.(*)
| DPRD Toraja Utara Dukung Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Siap Tinggalkan Sulsel |
|
|---|
| Penyatuan Luwu Raya-Toraja Poros Baru Kekuatan Ekonomi Sulawesi |
|
|---|
| Toraja Siap Bergabung, Muncul Opsi Provinsi Luwu–Toraja |
|
|---|
| Lima Hari Terjebak di Jalan Poros Luwu, Sopir Bentangkan Spanduk: “Uang Jalan Habis, Istri Ditarik” |
|
|---|
| Siswa SMP di Luwu Utara Aniaya Satpam Sekolahnya, Video Korban Berdarah Viral |
|
|---|