Kamis, 7 Mei 2026

Setelah Sidrap, Ular Piton Kembali Telan Manusia di Luwu, Korbannya Juga Emak-emak

Suami korban, Adiansyah, menuturkan, pagi itu istrinya pamit hendak ke rumah kakaknya yang berada di pinggir jalan.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Setelah Sidrap, Ular Piton Kembali Telan Manusia  di Luwu, Korbannya Juga Emak-emak
ist
Warga Dusun Balatana, Desa Siteba, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Siriati (30), ditemukan dalam perut ular piton, Selasa pagi (2/7/2024). 

Dalam pencarian itu, warga menemukan ular piton yang sulit bergerak karena perutnya membesar.

Curiga Farida berada di dalam perut piton tersebut, warga memutuskan untuk membunuh dan membelah perut ular berukuran 6 meter itu.

Benar saja, di dalam perut ular ditemukan tubuh Farida yang masih utuh namun sudah tidak bernyawa.

Tips Lepas dari Lilitan Ular

Agar kejadian seperti ini tak terulang, ada cara melepaskan diri saat sudah dililit ular.

Salah satunya, tips yang dibagikan Panji Sang Petualang.

Panji mengatakan, selain melilit hingga meremukkan tulang manusia, ular piton juga bisa menggigit karena memiliki taring seperti kail.

Ada sekitar 150 rahang yang menjadi kekuatan ular piton saat memangsa korban.

Ketika digigit ular piton, Panji Petualang menyarankan untuk tak memaksa menarik gigitan itu.

Cara melepaskan gigitan itu bisa menggunakan air.

Siramlah air pada mulut ular piton agar melepas gigitannya.

"Cara buat melepas gigitan piton dengan disiram air, tahan aja jangan ditarik. Mulutnya siram air pasti lepas," kata Panji Petualang melalui akun Youtubenya.

 Saat lilitan ular menuju leher, usahakan jangan sampai kepala dalam keadaan tegak.

Miringkan posisi kepala ke bahu kanan atau kiri.

Kemudian tempelkan dagu dan pipi ke bahu sehingga lilitan itu tak langsung mengenai leher.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved