Kamis, 7 Mei 2026

Setelah Sidrap, Ular Piton Kembali Telan Manusia di Luwu, Korbannya Juga Emak-emak

Suami korban, Adiansyah, menuturkan, pagi itu istrinya pamit hendak ke rumah kakaknya yang berada di pinggir jalan.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Setelah Sidrap, Ular Piton Kembali Telan Manusia  di Luwu, Korbannya Juga Emak-emak
ist
Warga Dusun Balatana, Desa Siteba, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Siriati (30), ditemukan dalam perut ular piton, Selasa pagi (2/7/2024). 

"Saat ular dibedah, istri saya masih utuh di dalam. Tapi kakinya luka-luka," ungkap Adiansyah dengan sedih.

Menurut keterangan Sekretaris Desa Siteba, Iyang, jasad Siriati ditemukan dalam keadaan utuh, meskipun kakinya terdapat luka yang diduga bekas gigitan ular.

"Ular itu pasti melilit kakinya terlebih dahulu sebelum menelannya," kata Iyang.

Kapolsek Walenrang, AKP Idul, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa Siriati kemungkinan besar langsung dililit oleh ular setelah digigit, sehingga membuatnya lumpuh dan tak berdaya.

"Ular piton memang tidak berbisa, tapi lilitannya sangat kuat. Korban kemungkinan besar meninggal karena kehabisan nafas," jelas Idul.

Jenazah Siriati telah dibawa ke rumah duka dan rencananya akan dimakamkan hari ini.

"Kami masih berduka atas kejadian ini. Semoga istri saya diterima di sisi Allah SWT," kata Adiansyah.

Kasus di Sidrap

Peristiwa menggemparkan terjadi di Kabupaten Sidrap, Sulsel, Jumat (7/6/24).

Warga Dusun Warga Dusun III Paraja, Desa Kalempang, Kecamatan Pitu Riawa, Farida (45), tewas ditelan ular piton sepanjang 6 meter.

Pada Kamis (6//6/24), Farida meninggalkan rumah kebunnya membawa cabe dan kakao untuk dijual ke pengepul di desanya.

Hingga malam Farida tak juga kembali. Suaminya, Lanoni, kemudian menelpon keluarganya di pusat desa namun tak satu pun yang melihatnya.

Esok harinya, Lanoni kembali mencari Farida dengan menyusuri jalan yang biasa dilalui.

Dia menemukan barang-barang yang dibawa istrinya tercecer di jalan setapak.

Lanoni kemudian meminta bantuan warga untuk mencari Farida.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved