'Kenapa Papa Bunuh Mama'?

Dia menangis histeris sambil memeluk bayi yang baru sebulan dilahirkan oleh ibunya yang tewas di tangan ayahnya.

|
Editor: Imam Wahyudi
tribunnews
Bocah di Minahasa menangis histeris di samping peti jenazah ibunya yang tewas di tangan ayahnya (Kiri). Jenazah Rohinda disemayamkan di samping Jerry yang terbaring di tempat tidur rumah sakit (kanan). 

"Tersangka saat diinterogasi mengungkapkan bahwa aksi penganiayaan ini dilakukannya karena rasa cemburu, dia curiga istrinya memiliki hubungan asmara dengan lelaki lain," jelas Kapolres Minahasa Selatan, AKBP Feri Sitorus, Jumat (3/5/2024).

Setelah membacok istrinya menggunakan parang, pelaku juga menyerang mertua laki-lakinya, Jerry Tompunu (48).

“Korban perempuan Rohinda Tompunu mengalami luka potong di bagian kepala dan jari, meninggal dunia di IGD RS Cantia Tompasobaru,” ungkap AKBP Feri R Sitorus.

Sedangkan mertua pelaku yang bernama Jerry Tompunu mengalami luka potong di bagian lengan kiri, dada dan kepala.

Saat ini Jerry Tompunu masih menjalani perawatan di RS Cantia Tomapsobaru.

Sebuah foto beredar, jenazah Rohinda terlihat disemayamkan di samping Jerry yang terbaring di tempat tidur rumah sakit.

Tangan Jerry terlihat memegang jenazah putrinya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ratapan Anak di Samping Peti Mati Sang Ibu yang Dibacok Suaminya karena Cemburu: Kenapa Ngga Aku Aja 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved