'Kenapa Papa Bunuh Mama'?

Dia menangis histeris sambil memeluk bayi yang baru sebulan dilahirkan oleh ibunya yang tewas di tangan ayahnya.

|
Editor: Imam Wahyudi
tribunnews
Bocah di Minahasa menangis histeris di samping peti jenazah ibunya yang tewas di tangan ayahnya (Kiri). Jenazah Rohinda disemayamkan di samping Jerry yang terbaring di tempat tidur rumah sakit (kanan). 

TRIBUNTORAJA.COM - Video menyayat hati beredar di media sosial. 

Memperlihatkan seorang bocah menangis histeris di samping peti jenazah ibunya.

“Kypa papa potong pa mama (Kenapa papa bunuh mama),” teriak bocah itu dengan air mata berurai.

Di video lain, anak laki-laki itu terlihat lemas di pangkuan kerabatnya.

Dia mencoba menggapai peti jenazah ibunya dan terus menangis histeris.

"Kenapa ngga aku saja, biar ibu bisa menjaga adik," ujarnya.

Keluarganya terlihat berusaha menenangkan anak tersebut.

Di video lainnya lagi, anak yang tidak disebutkan namanya itu terlihat memeluk adik perempuannya yang masih bayi.

Dia menangis histeris sambil memeluk bayi yang baru sebulan dilahirkan oleh ibunya yang tewas di tangan ayahnya.

Dituduh Selingkuh

Rohinda (24), tewas dibacok suaminya, Refrain (26).

Refrain mengaku cemburu. Menuding istrinya berselingkuh.

Kasus ini terjadi di Desa Temboan, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Jumat (3/5/2024) sekitar pukul 04.30 Wita.

Mirisnya, kasus pembunuhan ini disaksikan sang anak.

Rohinda dibunuh suami sebulan setelah melahirkan bayi perempuan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved