Selasa, 21 April 2026

Personil Polres Toraja Utara Aniaya Pengunjung Kafe Valery Dipatsus

Saat memimpin apel pagi di Mapolres Toraja Utara, Senin (6/4/26), AKBP Stephanus memastikan proses hukum

Tayang:
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Personil Polres Toraja Utara Aniaya Pengunjung Kafe Valery Dipatsus
Tribun Toraja/Zul Fadli
Kapolres Toraja Utara, AKBP. Stephanus Luckyto A.W saat memimpin apel di Mapolres Toraja Utara, Senin (6/4/2026). 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - ​Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto A.W, menegaskan tidak akan mentoleransi pelanggaran yang dilakukan anggotanya.

Penegasan ini menanggapi insiden pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Toraja Utara bersama dengan oknum anggota TNI 1414 Tana Toraja kepada pengunjung Kafe Valery Rantepao, pada Rabu (1/4/2026) malam. 

Saat memimpin apel pagi di Mapolres Toraja Utara, Senin (6/4/26), AKBP Stephanus memastikan proses hukum terhadap anggota yang melakukan pelanggaran berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

"Oknum yang terlibat pada peristiwa tersebut saat ini tengah menjalani serangkaian proses hukum," ujarnya.

Langkah tersebut adalah bentuk pertanggungjawaban institusi terhadap tindakan individu yang mencederai hukum dan merugikan masyarakat.

Adapun, anggota tersebut tengah menjalani Penempatan Khusus (Patsus) di Polres Toraja Utara

"Proses hukum dilakukan secara paralel, yakni melalui peradilan pidana umum maupun sidang kode etik profesi Polri,"ujarnya.

Selaku pimpinan, pihaknya menjamin bahwa seluruh tahapan pemeriksaan hingga sanksi nantinya akan dilakukan dengan tegas, transparan, dan akuntabel.

Secara institusi, pihaknya berkomitmen untuk terus berbenah dan memastikan setiap personel menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. 

"Proses ini adalah bukti keseriusan kami. Siapapun anggota yang melanggar aturan, akan menerima konsekuensi hukum yang setimpal demi menjaga marwah institusi Polri," Ungkapnya. 

Sehingga, ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada pihak Kepolisian dalam menuntaskan perkara ini.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pemukulan yang melibatkan oknum aparat kepolisian dan TNI di Kafe Valery, Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, masih dalam penanganan Polres Toraja Utara.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) malam tersebut sempat viral di media sosial melalui rekaman video yang memperlihatkan seorang pria menjadi korban pemukulan hingga mengalami luka.

Pihak kepolisian bersama TNI diketahui telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Meski demikian, hingga kini kepolisian belum membeberkan secara rinci identitas terduga pelaku maupun jumlah pasti pelaku dan korban dalam kejadian tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved