Natal 2025, Pertamina Tambah Pasokan Pertalite 4 Persen dan LPG 7 Persen untuk Toraja Raya
Tidak hanya BBM, Pertamina juga meningkatkan distribusi LPG hingga 7–8 persen, mengingat tingginya aktivitas rumah tangga selama Natal.
Penulis: Lilianti Ariyani Saalino | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/satgas-pertamina-1.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di Toraja Raya.
Penambahan pasokan BBM dan LPG dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap lonjakan aktivitas masyarakat pada Desember saat merayakan Natal.
Selain itu, Desember merupakan puncak kunjungan wisatawan di Toraja dan pergerakan ekonomi di wilayah tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, mengatakan Pertamina menambah suplai bahan bakar jenis Pertalite dan Pertamax sebesar 4 persen untuk wilayah Toraja Utara dan Tana Toraja.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, kebutuhan energi di Toraja biasanya meningkat signifikan. Karena itu, pasokan gasoline kami tambah sekitar 4 persen,” jelas Rum dalam keterangannya, Selasa (2/12/25).
Tidak hanya BBM, Pertamina juga meningkatkan distribusi LPG hingga 7–8 persen, mengingat tingginya aktivitas rumah tangga selama Natal.
“Di bulan Desember produktivitas masyarakat dan wisatawan meningkat. Kebutuhan terhadap LPG ikut naik, sehingga suplainya kami pastikan aman,” tambahnya.
Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang mudik dan berwisata saat Natal, Pertamina juga menyiapkan penambahan jam operasional SPBU di sejumlah titik strategis di Toraja Raya.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan yang biasanya meningkat tajam pada pekan jelang Natal.
“Pertamina Patra Niaga siap siaga penuh menghadapi periode Natal dan Tahun Baru. Satgas Nataru sudah aktif memastikan stok BBM dan LPG aman, dengan dukungan distribusi yang tangguh dan sinergi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum,” tutur Rum.
Berbeda dengan gasoline dan LPG, permintaan Biosolar justru diprediksi turun sekitar 2 persen.
Penurunan ini terjadi karena aktivitas industri dan sektor logistik berkurang selama liburan panjang Natal dan Tahun Baru.
Rum berharap masyarakat bijak menggunakan energi dan membeli BBM maupun LPG sesuai kebutuhan agar distribusi tetap berjalan lancar.
“Kami mengimbau masyarakat membeli sesuai kebutuhan, demi menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi energi bagi semua,” ujarnya.
Dengan penambahan pasokan tersebut, Pertamina memastikan Toraja Raya siap menyongsong Natal 2025 dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan energi.(*)
| Hingga 19 April, Ketua DPRD Toraja Utara Absen Masuk Kantor |
|
|---|
| Kasus Narkotika dan Asusila Mendominasi Tindak Pidana di Toraja |
|
|---|
| 1,1 Kg Ganja Dibakar di Jalan Pongtiku Makale Tana Toraja |
|
|---|
| Kejari Tana Toraja Terima Tahap II Kasus Narkotika |
|
|---|
| Rawan Tumbang, BPBD Tebang Pohon di Halaman Kantor Dinas Sosial Toraja Utara |
|
|---|