Makassar Sudah 26, Toraja Utara Baru Bangun Satu Lapangan Padel
Di Makassar, perkembangan padel dibina oleh Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Sulawesi Selatan yang diketuai Fadli Ananda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Padel3.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Demam olahraga padel terus merambah berbagai kota di Indonesia, termasuk Makassar.
Berdasarkan data aplikasi Ayo Indonesia, sebanyak 26 lapangan padel telah terdaftar dan beroperasi di Kota Makassar, menjadikannya kota dengan pertumbuhan fasilitas padel tercepat di Sulawesi Selatan.
Puluhan lapangan tersebut tersebar di berbagai kawasan, mulai dari pusat kota hingga Tanjung Bunga dan Center Point of Indonesia (CPI).
Selain itu, sembilan lapangan lain berstatus "coming soon" dan dibuka dalam waktu dekat.
Harga sewa lapangan bervariasi, namun umumnya berkisar mulai Rp250 ribu per jam.
Lapangan padel memiliki ukuran standar 20 meter x 10 meter, dikelilingi kombinasi kaca dan dinding pantul dengan struktur pagar baja di atas pondasi beton.
Permainan ini, perpaduan antara tenis dan squash, kian populer karena dinilai lebih dinamis, mudah dimainkan pemula, dan cocok menjadi olahraga rekreasi keluarga.
Di Makassar, perkembangan padel dibina oleh Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Sulawesi Selatan yang diketuai Fadli Ananda.
Organisasi ini berperan dalam pembinaan atlet, sosialisasi olahraga, hingga ekspansi fasilitas padel di berbagai daerah.
Toraja Utara Mulai Menyusul
Berbanding dengan pesatnya perkembangan Makassar, Kabupaten Toraja Utara baru memasuki tahap awal pembangunan fasilitas padel.
Pemerintah kabupaten mulai membangun lapangan padel pertama di daerah tersebut, berlokasi di Lapangan Olahraga Kecamatan Sadan.
Fasilitas ini dibangun bersamaan dengan lapangan mini soccer serta beberapa sarana olahraga lainnya dengan anggaran Rp4 miliar.
Rencana pembangunan telah dibahas dalam pertemuan resmi di Kantor Kecamatan Sadan, Senin (27/10/2025), yang dihadiri Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong dan Ketua DPRD Toraja Utara Hermin Sapang Matandung.
Frederik menegaskan bahwa revitalisasi Lapangan Sadan murni untuk peningkatan kualitas sarana olahraga masyarakat, bukan terkait pengalihan aset atau persoalan tanah.
| Warga Tolak Revitalisasi Lapangan Sa’dan, Bupati Toraja Utara: Halangi Pembangunan Bisa Kena Pidana |
|
|---|
| Dari DPRD, Massa GMNI dan Masyarakat Adat Geruduk Kantor Bupati Toraja Utara |
|
|---|
| Aliansi Masyarakat Adat Sampaikan 8 Tuntutan Tolak Revitalisasi Lapangan Sa’dan |
|
|---|
| BREAKING NEWS: GMNI dan Warga Gelar Aksi Tolak Revitalisasi Lapangan Sa'dan di DPRD Toraja Utara |
|
|---|
| Padel Resmi Masuk Daftar Cabang Olahraga Asian Games 2026 di Jepang |
|
|---|