Ditangkap Terkait Kasus Narkoba, Onadio Leonardo Minta Maaf
Musisi Onadio Leonardo alias Onad meminta maaf usai ditangkap terkait kasus narkoba. Polisi menyebut ia positif ganja dan ekstasi namun...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Onad-menjalani-pemeriksaan-kesehatan-di-Dokkes-Polres-Metro-Jakarta-Barat-Minggu-2112025.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JAKARTA – Musisi sekaligus mantan vokalis Killing Me Inside, Onadio Leonardo Arya alias Onad, akhirnya tampil ke hadapan publik untuk pertama kalinya sejak ditangkap terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.
Dalam pernyataannya yang singkat pada Minggu (2/11/2025), Onad menyampaikan permohonan maaf dan penyesalan atas perbuatannya.
Dengan suara lirih dan kepala tertunduk, Onad hanya berkata, “Mohon doanya, saya menyesal.”
Ucapan itu ia sampaikan saat digiring petugas menuju ruang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Metro Jakarta Barat, Minggu sore.
Dikutip dari Kompas TV, Onad tampak mengenakan jaket biru gelap, celana hitam panjang, dan masker.
Meski dicecar berbagai pertanyaan oleh awak media, ia enggan memberikan keterangan lebih jauh selain menyampaikan penyesalannya dan permohonan maaf kepada publik.
Baca juga: Polisi Tangkap KR, Diduga Jadi Pemasok Narkoba untuk Onadio Leonardo di Jakarta
Pemeriksaan kesehatan berlangsung sekitar 10 menit sebelum Onad kembali dibawa ke ruang penyidik Polres Metro Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Polisi hingga kini masih mendalami dugaan penyalahgunaan narkoba jenis ganja dan ekstasi yang dikonsumsi Onad.
Berdasarkan hasil tes urine, ia dinyatakan positif, namun status hukumnya belum ditetapkan sebagai tersangka, melainkan sementara berstatus korban penyalahgunaan narkoba.
Baca juga: Polisi Tangkap Musisi Onadio Leonardo Terkait Dugaan Kasus Narkoba
“Masih dalam pendalaman, penyelidikan. Untuk penetapannya, kalau menurut keterangan awal yang saya dapat, si OL ini adalah korban dari narkotika,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan, Minggu.
Meski demikian, Wisnu belum menjelaskan secara rinci alasan polisi menetapkan Onad sebagai korban.
Pihak kepolisian juga masih menyelidiki sejak kapan Onad mulai mengonsumsi narkoba.
Baca juga: Dulu Bermasalah dengan Narkoba, Kamrianto Anggota DPRD Sinjai Kini Laporkan Istri Selingkuh
“Kalau untuk sejak kapannya, saya belum dapat informasi lebih lanjut. Karena sudah saya tanyakan kepada penyidiknya, belum ada jawaban. Jadi sementara masih kami periksa,” kata Wisnu.
Hasil pemeriksaan menunjukkan Onad positif ganja dan ekstasi, sementara sang istri, Beby Prisillia, dinyatakan negatif setelah menjalani tes urine di Polres Metro Jakarta Barat.
“Onad positif ganja dan ekstasi. Kalau istrinya sudah dilakukan pemeriksaan, hasil tes urinenya negatif narkoba,” kata Wisnu, mengutip laporan Antara.
Baca juga: Ammar Zoni Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Rutan Salemba
Selain Onad, polisi juga menangkap seorang rekan berinisial KR di Sunter, Jakarta Utara, yang turut dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.
Kasus ini kini masih dalam tahap penyelidikan untuk menentukan status hukum Onad dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba tersebut.
(*)
| Ribuan Warga Toraja Doa Bersama Selamatkan Generasi dari Narkoba dan Pergaulan Bebas |
|
|---|
| Pemkab Toraja Utara Dorong Pembentukan Satgas Anti Narkoba di Sekolah |
|
|---|
| PMTI Peduli Ajak Pelajar Toraja Utara Lawan Narkoba |
|
|---|
| Polres Dalami Lima Perkara Libatkan Irma Tendengan, Termasuk Laporan Bupati Toraja Utara |
|
|---|
| Kasus Narkotika dan Asusila Mendominasi Tindak Pidana di Toraja |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.