Senin, 20 April 2026

Harga Kantong Plastik Melonjak, Warga Tana Toraja Pakai Daun Pisang

Kenaikan harga ini membuat sebagian masyarakat mulai mencari alternatif yang lebih murah. 

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Harga Kantong Plastik Melonjak, Warga Tana Toraja Pakai Daun Pisang
Tribun Toraja/Anastasya Saidong Ridwan
HARGA PLASTIK - Suasana Toko Sejahtera Telkom bagian etalase plastik, Selasa (14/4/2026). Warga mengaku plastik saat ini mengalami lonjakan signifikan, ia mengaku akan beralih menggunakan daun pisang. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Harga plastik di Indonesia dilaporkan mengalami lonjakan drastis hingga 100 persen pada April 2026. 

Kenaikan ini dipicu meningkatnya harga bahan baku bijih plastik dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Kenaikan tersebut kini dirasakan langsung oleh para pedagang di Pasar Sentral Makale, Jalan Tondon Mamullu dan masyarakat di Tana Toraja. 

Kantong plastik dan kertas nasi yang biasa digunakan untuk kebutuhan pesta maupun bungkus makanan mengalami kenaikan signifikan.

Pemilik toko plastik, Api' mengungkapkan, harga plastik merk Monas kini Rp15 ribu per pack, sementara kertas nasi merek Pegasus dijual Rp35 ribu per pack isi 200 lembar.

“Dulu itu plastik hanya Rp10 ribu per pack, kertas nasi Rp25 ribu. Sekarang naiknya tidak main-main,” ujarnya Selasa (14/4/2026).

Kenaikan harga ini membuat sebagian masyarakat mulai mencari alternatif yang lebih murah. 

Salah satunya dengan kembali menggunakan bahan tradisional seperti daun pisang untuk membungkus makanan.

“Kalau begini harga plastik, mending saya pakai daun (pisang) saja. Lebih murah, bungkus nasi juga lebih harum,” kata seorang warga saat ditemui di toko.

Pantauan Tribun Toraja di lapangan, kenaikan harga ini cukup mengejutkan masyarakat. 

Sejumlah toko bahkan mulai menjual plastik eceran dengan harga Rp2 ribu per lembar untuk kebutuhan belanja pelanggan.

Meski aktivitas jual beli tetap berjalan normal, lonjakan harga plastik ini mulai mengubah kebiasaan masyarakat dalam penggunaan bahan pembungkus makanan, terutama di tengah tingginya kebutuhan untuk kegiatan pesta dan hajatan.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved